Selasa 31 Dec 2019 11:56 WIB

Hari Keempat, Festival Republik Kumpulkan 32 Kantong Darah

Donor darah memiliki banyak manfaat.

Rep: MGROL 125/ Red: Ani Nursalikah
Pasien mendonorkan darah saat acara Festival Republik 2019 di Masjid Agung At-Tin, Jakarta, Jumat (27/12).
Foto: Thoudy Badai_Republika
Pasien mendonorkan darah saat acara Festival Republik 2019 di Masjid Agung At-Tin, Jakarta, Jumat (27/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hingga hari keempat Festival Republik dan Dzikir Nasional Republika 2019, Palang Merah Indonesia (PMI) berhasil mengumpulkan 32 kantong darah, Senin (30/12).

Berdasarkan data, hingga hari keempat diselenggarakannya acara tersebut terdapat 41 orang terdaftar mengikuti kegiatan donor darah. Dari 41 orang yang terdaftar, 32 orang yang lolos mengikuti donor darah dan sembilan orang dinyatakan tidak lolos.

Baca Juga

Menurut salah satu dokter dari PMI, Atika Maulidya, sebelum melakukan donor darah para peserta diharuskan melakukan cek kesehatan berupa pengecekan hemoglobin dan tensi darah. ”Pendonor harus memiliki hemoglobin 12,5 sampai 17,0. Di bawah atau di atas itu tidak diperbolehkan,” kata Atika.

Sedangkan tensi darah paling rendah 90/60 dan paling tinggi 160/90. Kurang atau lebih dari tensi tersebut seseorang tidak diperbolehkan atau tidak lolos mengikuti donor darah. Selain itu, berat badan bagi pendonor juga ditentukan, yaitu harus di atas 45 Kg untuk semua orang.

Menurut Yulismar N, salah satu dokter PMI lain, syarat bagi perdonor yang utama adalah memiliki kualitas tidur malam yang baik, yaitu minimal lima jam.

Kualitas tidur penting untuk keseimbangan agar saat mendonorkan darah seseorang tidak mengalami pusing dan lemas. “Kalau kekurangan tidur dapat menyebabkan hemoglobin menjadi rendah, khususnya bagi wanita karena sering bekerja di rumah jadi lebih lelah,” katanya.

Syarat lain yang harus dimiliki pendonor adalah tidak mengonsumsi obat dalam satu tahun terakhir, tidak dirawat di rumah sakit, tidak memiliki riwayat jantung atau kanker, serta ibu hamil dan menyusui. Menurut Yulismar, mendonorkan darah memiliki manfaat yang besar bagi pendonor karena bisa memperlancar sirkulasi darah.

"Sirkulasi darah menjadi lancar karena saat donor darah akan terkikis keluar sebanyak 350 cc, yang tadinya terjadi penyumbatan jadi tertarik dan terganti dengan darah baru,” katanya.

Selain untuk kesehatan bagi pendonor, kegiatan tersebut juga bisa membantu PMI dalam hal persediaan darah. Darah-darah tersebut dapat membantu orang-orang yang memerlukan.

Evi Indraswati, salah satu pengunjung, melakukan donor darah memiliki banyak manfaat. "Ikut kegiatan donor darah agar badan lebih sehat saja karena kalau teorinya semakin rutin donor darahnya jadi semakin encer," kata wanita 41 tahun tersebut.

Pengunjung asal Bogor tersebut, merasa antusias dengan diadakannya kegiatan tersebut. “Menurut saya adanya kegiatan donor darah ini bagus karena kalau di Bogor tidak banyak,” katanya.

Menurutnya, ini merupakan kali dua ia mengikuti donor darah dan untuk pertama kali mengikutinya di Festival Republik. Ketua panitia pelaksanaan Festival Republik dan Dzikir Nasional 2019, Asrul Busyron mengatakan kegiatan donor darah selalu diadakan karena dari segi sosial banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan darah.

“Kita berharap jangan sampai PMI kesusahan memenuhi kebutuhan darah,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement