Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Mahathir: Negara Muslim Mampu Bersaing dengan Negara Maju

Ahad 01 Dec 2019 00:21 WIB

Red: Ani Nursalikah

PM Malaysia Mahathir Mohamad.

PM Malaysia Mahathir Mohamad.

Foto: Republika/ Wihdan
Namun, sayangnya, negara-negara Muslim tidak memiliki keinginan melakukannya.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan negara-negara Muslim memiliki kemampuan. kekuatan, dan mampu bersaing dengan negara maju. Namun, sayangnya, negara-negara Muslim tidak memiliki keinginan melakukannya.

Akibatnya, negara-negara Muslim dipandang lemah. Selain itu, negara Muslim juga terus ditekan, dikendalikan, dan dilecehkan negara lain.

"Dengan jumlah keseluruhan 52 negara Muslim di dunia, tidak ada satu pun dari mereka yang tergolong negara maju. Apakah ini karena larangan dalam agama kita sehingga kita tidak maju? Apakah ini berarti orang yang mengaku Islam tidak maju, tidak diizinkan berkembang?" katanya, dilansir Malay Mail, Sabtu (30/11).

Mahathir menjelaskan negara-negara Muslim mampu bersaing dengan negara maju. "Kita setara dengan orang asing, tetapi dalam hal kemampuan berpikir kita tidak memanfaatkan berkah dari Allah SWT ini dengan cara yang tepat, dengan cara yang memungkinkan kita melindungi agama Islam," katanya saat berbicara dalam Pertemuan Tahunan ke-58 Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (Perkim).

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA