Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Rumah Singgah Dompet Dhuafa Jadi Primadona

Rabu 20 Nov 2019 17:09 WIB

Red: Gita Amanda

Shelter Hasanah Dompet Dhuafa.

Shelter Hasanah Dompet Dhuafa.

Foto: Dompet Dhuafa
Rumah Singgah menyediakan fasilitas gratis bagi keluarga pasien yang butuh tempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Bagi sebagian masyarakat, penginapan di ibu kota masih menjadi barang mewah, apalagi hanya untuk sekadar tempat singgah. Ini menjadikan Rumah Singgah milik Dompet Dhuafa menjadi primadona, khususnya bagi keluarga pasien yang berobat ke Jakarta dan berasaldari luar kota.

Dompet Dhuafa memiliki dua Rumah Singgah Hasanah yakni di Jalan Kimia dekat dengan RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat dan di Jalan Andong Raya No.81 RT 010/006, Palmerah Barat, Jakarta Barat. Dua Shelter mempunyai fasilitas yang lengkap mulai dari kamar tidur, toilet hingga ruang keluarga. Semua itu disediakan secara gratis bagi keluarga pasien rumah sakit yang sedang membutuhkan tempat singgah.

Selain memberikan pelayanan gratis, rumah singgah tersebut juga digunakan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajian, pelatihan keterampilan dan penyuluhan bimbingan rohani bagi keluarga pasien yang sedang singgah. “Sebulan sekali ada kegiatan pelatihan keterampilan. Sedangkan untuk bimbingan rohani masih belum optimal di sana,” ujar Agung selaku Penanggung Jawab Shelter Hasanah.

Shalter Hasanah menjadi secercah harapan bagi Zainun salah satu penghuni Shelter Hasanah yang berlokasi di Palmerah Barat. Zainun merupakan ibu dari dua orang anak yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Salah satu anaknya—Muhammad Khairul—sedang menjalani pengobatan di RS Jantung Harapan Kita. Muhammad Khairul atau yang biasa disapa dengan Khairul, menderita penyakit jantung semenjak di usia tujuh bulan. Sekarang Khairul sudah melakukan proses cek darah, cek THT dan sedang menunggu proses operasi.

“Kemungkinan akan melakukan operasi sebanyak tiga kali,” imbuh Zainun dalam sela-sela perbincangan.

Baca Juga

photo
Shelter Hasanah Dompet Dhuafa.

Zainun juga mengungkapkan, biaya penginapan di ibukota mahal, bisa sampai juta-an. Belum lagi harus memikirkan biaya makan sehari-sehari. "Namun dengan adanya fasilitas yang disiapkan oleh Dompet Dhuafa seperti ini, kebutuhan makan terpenuhi, semua keluarga pasien merasa sangat terbantu sekali dengan adanya rumah singgah atau shelter ini," ujarnya.

Agung menuturkan kalau ini merupakan pengalaman berharga. Ini merupakan salah satu bukti nyata dana yang diamanahkan kepada Dompet Dhuafa tersalurkan dengan baik untuk masyarakat bawah. Pada periode bulan Januari hingga Oktober 2019 Shelter Hasanah sudah memberikan manfaat ke 81 pasien dengan 162 pendamping yang berasal dari 154 kabupaten atau kota dari 19 provinsi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA