Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Wapres Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pemecah Belah Bangsa

Ahad 17 Nov 2019 08:25 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ratna Puspita

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin

Foto: Abdan Syakura
Kerukunan umat beragama dapat dilakukan melalui cara berpikir, bersikap, bertindak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menghadiri acara Interfaith Walk di CFD Sudirman, Ahad (17/11) pagi ini. Dalam sambutannya, Kiai Ma'ruf mengajak masyarakat mengutamakan persatuan dan kesatuan melalui berbagai kegiatan yang dapat mencegah perpecahan bangsa.

Baca Juga

"Mudah-mudahan acara-acara seperti ini dan acara-acara yang lain bernuansa kerukunan kesatuan dan keutuhan bangsa harus terus kita galakkan. Supaya upaya untuk memecah bangsa ini tidak akan berhasil," kata Ma'ruf dalam sambutannya.

Menurut Kiai Ma'ruf, kerukunan antar umat bergama merupakan unsur utama terwujudnya kerukunan nasional. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama merawat kerukunan umat beragama mengingat Indonesia juga merupakan negara yang sangat majemuk dengan berbagai keyakinan yang ada.

Berbagai upaya mewujudkan kerukunan umat beragama pun dapat dilakukan melalui cara berpikir, bersikap, bertindak yang menunjukan narasi kerukunan. Dengan demikian, tak tercipta konflik dan permusuhan.

"Salah satu caranya yang kita lakukan hari ini interfaith walk, ini juga memberikan suatu sarana dalam kita menyatukan antarumat beragama di Indonesia," ucap dia.

Kegiatan interfaith walk ini mengusung tema menumbuhkan toleransi merawat kebhinekaan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Nasaruddin Umar Office (NUO) dan bekerja sama dengan sejumlah lembaga lintas agama.

Sementara itu, Nazaruddin Umar menyampaikan kegiatan interfaith walk ini pertama kalinya digelar di Indonesia. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan persatuan kesatuan antarumat beragama.

"Ke depan mari kita melupakan semua perbedaan. Mari jadikan perbedaan sebagai suatu keindahan, mari kita rayakan perbedaan, dan mari kita memperkenalkan kepada dunia luar kita ini betul-betul bhinekka tunggal ika," kata Nazaruddin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA