Rabu 23 Oct 2019 22:40 WIB

SD Muhammadiyah Ketelan Sabet 17 Medali Di Kejuaraan Pencak

SD Muhammadiyah Ketelan mengirimkan 18 siswanya di ajang tersebut.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Agung Sasongko
Perguruan silat Tapak Suci
Foto: Tahta Aidila/republika
Perguruan silat Tapak Suci

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta kembali meraih prestasi membanggakan. Para siswanya berhasil menyabet 17 medali pada kejuaraan pencak silat Yogyakarta Championship 6 yang diselenggarakan di Gor Amongrogo Yogyakarta pada Rabu (23/10). Pelatih Tapak Suci SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Joko Santoso mengungkapkan bahwa sekolahnya mengirimkan 18 siswanya dalam ajang tersebut.

“Kami mengirim 18 pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah, alhamdulillah meraih 17 medali, saya bangga pada mereka, berkat doa, kerja keras, dan dukungan seluruh civitas sekolah,” kata Joko dalam rilis humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan yang diterima Republika,co.id pada Rabu (23/10).

Joko menambahkan bahwa pada kejuaraan tersebut para siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan meraih medali emas kategori tanding putri atas nama Keisya Angie Ramadhani, Seni Tunggal atas nama Muhammad Darell Bramantya, Kategori Tanding Kenji Dwi Pradani, Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Avila Azwa Viandri, Kategori Tanding Afyar Nur Azizah Aqimizzaman, Farrel Ganendra Putra Prihandono, dan Azrian Raffa Muhammad.

Sementara medali perak diraih Dayu Putriemas kategori Tanding Putri, Thalita Fauziah DS, Adella Aulia Tertiana, Carissa Agnita Adicandra, dan Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Shabrina Fawziyah Nurasyifa.

Sedang medali perunggu diraih Azlya Aulia Sangbayu Larasati kategori tanding, Annisa Rahmani, Rafi Muhammad Ardiansyah, Shabrina Sandy Winata dan Rizsya Kalynda Putri Himawan.

“Saya berharap siswa-siswi tidak puas sampai di sini saja, tetapi terus meningkatkan kemampuannya di event yang akan datang gelaran OlympicAD  Nasional VI tahun 2019 di Unimus Semarang,” ujar Joko.

Lebih lanjut Joko mengatakan bahwa dalam latihan optimalisasi ekstrakurikuler anak-anak digembleng gerakan-gerakan jurus pada nomor seni yang meliputi aspek kebenaran gerak, kemantapan gerak, penghayatan, ekspresi, dan ketepatan waktu.

“Untuk nomor tanding, saya asah kemampuan teknik serangan tangan, serangan kaki, dan teknik menjatuhkan lawan,” imbuhnya.

Kejuaraan pencak silat Yogyakarta Championship 6 didukung Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kejuaraan ini diikuti ribuan pesilat dari berbagai perguruan silat di Indonesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement