Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

MUI DKI Raih ISO 9001, Anies Berharap Semakin Profesional

Selasa 22 Oct 2019 04:10 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Nashih Nashrullah

Logo MUI

Logo MUI

ISO 9001 memotivasi MUI DKI bekerja untuk umat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menerima sertifikat ISO 9001:2015. Seritifikat diserahkan langsung Direktur Lembaga Sertifikasi Mutu Indonesia Muhammad Suharsono, disaksikan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anis Baswedan di Balai Kota, Senin (21/10) Jakarta Pusat. 

Baca Juga

Selain penyerahan sertifikat ISO, MUI DKI Jakarta telah mendapatkan penghargaan dari MUI Pusat sebagai MUI Provinsi terbaik di bidang kelembagaan, yang sekaligus memperoleh nilai A, ini merupakan peringkat tertinggi untuk MUI. Provinsi yang pada tahun sebelumnya hanya mendapatkan nilai D. 

Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Munahar Muhtar, mengatakan dalam sambutannya dua penghargaan yang diterima dalam waktu yang hampir bersamaan ini, didapatkan tidak dengan mudah. Tetapi dengan upaya keras dan kerjasama tim MUI DKI yang solid, karena tanpa soliditas tim. 

"Untuk itu kami mulai saat ini, dan seterusnya akan memberlakukan managemen mutu sesuai dengan standar ISO 9001 versi 2015 dengan tujuan adanya perbaikan kinerja internal yang lebih transparan serta akuntable juga pelayanan terhadap umat semakin baik," lanjutnya. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi atas kiprah dan prestasi MUI DKI ini. Anies mengucapkan terima kasih dan selamat kepada MUI DKI yang dinakhodai  KH Munahar Muchtar.  

"Semoga menjadikan MUI DKI Jakarta dapat bekerja lebih profesional dalam berkhidmat terhadap umat,” kata dia sembari berharap MUI DKI bisa jadi percontohan lembaga lain di lingkungan Pemprov.  

Dihari dan tempat yang sama, dilaksanakan pengukuhan pengurus Ganas Annar (Gerakan Nasional Anti Narkoba) tingkat kota, yang merupakan bentuk tanggung jawab MUI dalam menanggulangi bahaya narkoba yang mengancam kehidupan masyarakat.  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA