Ahad 20 Oct 2019 00:41 WIB

Kiai Ma'ruf Tetap Ketua MUI karena Permintaan Rakernas

Peserta rakernas MUI meminta Kiai Ma'ruf untuk melanjutkan sampai Munas 2020.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid
Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid, mengatakan KH Ma'ruf Amin tetap menjabat ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kiai Ma'ruf hanya nonaktif saja dari jabatan ketua Majelis Ulama Indonesia karena permintaan peserta Rakernas MUI, di Lombok, NTB, beberapa waktu lalu.

"Peserta rakernas MUI masih meminta beliau untuk melanjutkan sampai Munas yang akan datang, tahun 2020," kata Tauhid, di Jakarta, Sabtu (19/10).

Baca Juga

Dengan demikian, menurut dia, tidak ada rangkap jabatan di tubuh MUI dengan nonaktifnya Ma'ruf dari jabatan ketua ketika resmi menjadi wakil presiden. "Beliau mengatakan,begitu dilantik besok menyatakan nonaktif jadi tidak ada perangkapan (jabatan)," ucapnya.

Mengenai pelantikan Ma'ruf Amin menjadi wakil presiden, kata dia, MUI mendoakan agar seluruh proses pelantikan bisa berjalan lancar. Selain itu, tidak ada kejadian yang menghambat proses puncak dari pesta demokrasi itu.

MPR telah memastikan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 dihelat pada Ahad (20/10) besok pukul 14.30 WIB. Berbeda pada periode sebelumnya yang digelar pagi hari, pada tahun ini waktu pelantikan dimundurkan menjadi siang hari. Perbedaan ini dengan pertimbangan untuk memberi kesempatan kepada warga negara beragama Kristen Protestan dan Katolik untuk menghadiri kebaktian dan misa di gereja pada Ahad pagi.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement