Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

RS Griya Medika Dompet Dhuafa Layani 300 Lebih Pasien

Rabu 16 Oct 2019 14:53 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Gita Amanda

Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa

Semua biaya pemeriksaan hingga obat digratiskan bagi ke-300 pasien.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah melakukan soft opening pada 30 Agustus lalu, Rumah Sakit Griya Medika Dompet Dhuafa (DD) telah memberikan pelayanan kepada 300 lebih pasien dhuafa hingga 14 Oktober 2019. Semua biaya pemeriksaan hingga obat digratiskan bagi pasien tersebut.

Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dari RS Griya Medika Dompet Dhuafa, yang merupakan rumah sakit berbasis wakaf, di mana prioritasnya yakni melayani umat.

"Dalam sebulan pelayanan seletah soft lounching, kami memberikan layanan gratis kepada lebih dari 300 pasien dhuafa di sekitar wilayah Tulang Bawang," kata Direktur Pengembangan Produk Kesehatan DD Medika, Erwin Muhktarudin, dalam situs resminya.

Banyak di antara masyarakat yang merasakan manfaat dari kembalinya beroperasi rumah sakit tersebut. Selain itu juga ada pelayanan yang ramah dari para tenaga medis, dan tidak membeda-bedakan pasien yang datang untuk berobat.

"Alhamdulilah tadi habis mendapatkan pemeriksaan, dokternya ramah. Bahkan nyalamin saya, walau saya periksa gratis, tapi semua perawatnya tetap ramah-ramah. Nggak kaya rumah sakit lain," ucap salah satu pasien dhuafa yang tengah berobat, Aisyah.

Seperti yang diketahui, RS Griya Medika Dompet Dhuafa merupakan rumah sakit berbasis wakaf ke tujuh yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Rumah sakit yang beralamat di Jalan Ethanol, Tunggal Warga, Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Lampung tersebut, sebelumnya merupakan milik dari Dede Afrizal, yang kemudian ia mewakafkannya kepada Dompet Dhuafa. Profesionalisme, islami, dan tidak membedakan pasien menjadi nilai yang dipegang kuat oleh para tenaga medis di RS. Griya Medika Dompet Dhuafa.

Sekalipun telah beroperasi, RS Griya Medika Dompet Dhuafa tetap membuka peluang bagi siapa pun menjadi wakif, dan mengembangkan manfaat rumah sakit wakaf tersebut bersama-sama. Diharapakan, manfaat yang dirasakan juga bisa menggerakan masyarakat untuk ikut bersama dalam gerakan wakaf.

"Kita ingin mengajak masyarakat luas untuk bisa ikut bersama mengembangkan manfaat dari rumah sakit tersebut. Wakaf bukan lagi ibadah yang eksklusif, siapapun bisa berwakaf. Bahkan di Dompet Dhuafa, wakaf bisa dimulai dengan hanya Rp 10 ribu saja," kata Erwin.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA