Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Yusuf Mansyur: Tanah Datar Sangat Muliakan Penghafal Alquran

Senin 14 Okt 2019 13:07 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Esthi Maharani

Wakaf 1.000 Hafiz di Istana Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Ahad (13/10).

Wakaf 1.000 Hafiz di Istana Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Ahad (13/10).

Foto: dok. Humas Pemkab Tanah Datar
Waqaf 1.000 Hafiz merupakan ungkapan kecintaan ke penghafal Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR- Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ustaz Yusuf Mansur menghadiri waqaf -1000-hafiz">waqaf 1.000 hafiz yang diadakan Pemkab Tanah Datar di Halaman Istano Basa Pagaruyung, Ahad (14/10). Ustaz YM menyebut Waqaf 1.000 Hafiz merupakan bentuk upaya Kabupaten Tanah Datar memberikan kecintaan kepada penghafal Alquran.

“Belum ada di daerah lain selain di Tanah Datar acara tahfiz quran dilaksanakan semeriah ini, menujukkan tinggi kecintaan kepada Alquran," kata Ustaz Yusuf, melalui siaran pers yang diterima Republika, Senin (14/10).

Peserta Waqaf 1.000 hafiz adalah anak berusia 12 tahun ke bawah sebanyak 1.000 orang yang telah diseleksi dari 2.251 peserta. Selain itu panitia juga menyeleksi para hafiz 3 juz ke atas dengan peserta 739 orang. Dari jumlah tersebut ada sebanyak 163 orang dinyatakan lulus. Dari 163 ini akan dipilih lagi menjadi 11 orang terbaik sesuai tingkatan untuk diberi reward umrah. Sedangkan 3 orang terbaik akan diberi kesempatan studi banding internasional.

Ustaz Yusuf menyebut Pemkab Tanah Datar melalui Waqaf 1.000 Hafiz ini memberikan kehormatan buat para anak-anak penghafal Alquran. Ia yakin Pemkab dan warga Tanah Datar akan mendapat menfaat dari kemuliaan yang akan dipancarkan para penghafal Alquran. Baik manfaat di dunia maupun akhirat.

"Yakinlah kehormatan yang diterima hafiz hari ini luar biasa dan akan lebih luar biasa ketika para hafiz dimuliakan Allah SWT di akhirat nanti, para hafiz akan membaca alquran di hadapan Allah SWT disaksikan para malaikat dan nabi,” ucap Ustaz Yusuf Mansur.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA