Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Hari Jadi ke-248, Pontianak Gelar Khataman 4.500 Peserta

Senin 07 Okt 2019 13:28 WIB

Red: Nashih Nashrullah

(Ilustrasi) Membaca Alquran dengan pengeras suara

(Ilustrasi) Membaca Alquran dengan pengeras suara

Foto: Republika/mgrol101
Khataman Alquran akan melibatkan pelajar.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK— Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, akan menggelar khataman AlQuran massal dengan melibatkan sekitar 4.500 pelajar dalam rangka Hari Jadi ke-248 kota itu di Masjid Raya Mujahidin, pada 19 Oktober 2019.

Baca Juga

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak, Mulyadi di Pontianak, Senin (7/10), menerangkan  khataman massal ini diperuntukkan khusus bagi pelajar SD atau madrasah ibtidaiyah (MI) yang belum pernah mengikuti khataman massal yang digelar pada Hari Jadi Kota Pontianak sebelumnya.

Bagi sekolah-sekolah yang ingin mendaftarkan siswa-siswinya, bisa langsung ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Jalan Sutoyo mulai 1-15 Oktober 2019. "Pada hari kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, katanya.

Adapun syarat pendaftaran, yakni para peserta mengisi formulir pendaftaran dengan mencantumkan nama peserta, asal sekolah serta ditandatangani kepala sekolah masing-masing. 

"Peserta laki-laki mengenakan pakaian telok belanga, sedangkan perempuan mengenakan pakaian baju kurung, setiap sekolah wajib didampingi dua orang guru. Peserta yang sah akan memperoleh sertifikat khataman massal Al Quran yang ditandatangani wali Kota Pontianak sebagai salah satu syarat pendaftaran masuk ke SMP sederajat," kata Mulyadi.

Selain khataman, lanjut Mulyadi, masih dalam rangkaian Hari Jadi Kota Pontianak, Pemkot Pontianak juga menggelar berbagai lomba, di antaranya lomba azan, lomba dai cilik dan lomba imla' penulisan ayat Alquran.  

 

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA