Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Klinik Rumah Zakat Pekanbaru Buka Posko Asap dan Bagi Masker

Rabu 11 Sep 2019 23:07 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Klinik Pratama Rumah Zakat Pekanbaru turun ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan.

Klinik Pratama Rumah Zakat Pekanbaru turun ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan.

Foto: rumah zakat
Rumah Zakat mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker ketika di luar ruangan.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU --  Asap yang menyelimuti kota Pekanbaru yang diakibatkan oleh kebakaran hutan semakin hari semakin tebal. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Klinik Pratama Rumah Zakat Pekanbaru turun ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan.

Baca Juga

Manager Klinik Pratama Rumah Zakat Emi Susanti mengatakan, pembagian masker gratis ini sebagai upaya agar masyarakat tidak terpapar asap sekaligus mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker ketika di luar ruangan.

"Kita tidak ingin kejadian di tahun 2015 terulang kembali, banyak masyarakat yang terkena ISPA pada saat itu," kata dia.

Selain membagikan masker gratis, Klinik Pratama Rumah Zakat juga membuka posko asap di Jl. Nenas No. 11 Sukajadi. Posko Asap ini bertujuan memberikan paket penanganan terhadap dampak asap gratis bagi masyarakat tidak mampu dan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat umum.

photo
Klinik Pratama Rumah Zakat Pekanbaru turun ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan.

Dokter Sefni Fifiona, selaku penanggung jawab operasional klinik menambahkan  apabila masyarakat mengalami gejala seperti mata merah, batuk, pilek, demam, dan sesak nafas sebaiknya segera berobat ke fasilitas kesehatan atau posko asap terdekat.
Paket penanganan di klinik mulai dari ISPA ringan hingga ISPA yang memerlukan nebu.

Bagi seluruh masyarakat diharapkan selalu memakai masker standar saat keluar rumah. Jangan memakai masker kain, itu tidak mampu menyaring partikulat kecil PM10 yang berbahaya bagi kesehatan. Bagi golongan yang rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia dan pasien dengan riwayat penyakit asma atau kronis disarankan tetap di dalam rumah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA