Rabu, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Rabu, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

ACT Solo Salurkan Bantuan Air Bersih Sampai Kemarau Usai

Senin 09 Sep 2019 14:59 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Dwi Murdaningsih

ACT membantu mendistribusikan air bersih ke berbagai wilayah.

ACT membantu mendistribusikan air bersih ke berbagai wilayah.

Rata-rata sumur galian di dusun tersebut sudah mengering sejak Juli 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, SRAGEN - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo berupaya menyalurkan bantuan air bersih di Solo Raya sampai musim kemarau usai. Pada Ahad (8/9), ACT Solo menyasar wilayah kekeringan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Setelah tiga bulan mengalami kekeringan, akhirnya warga di Kecamatan Sumberlawang, Sragen, mendapatkan bantuan air bersih.

Bantuan air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi kemanusiaan ACT Solo dengan Masjid Siti Aisyah di Manahan, Solo. Pekan ini sebanyak 80 ribu liter air bersih akan didistribusikan ke daerah kekeringan di Solo Raya.

Baca Juga

Kecamatan Sumberlawang menjadi salah satu kecamatan yang dipetakan ACT Solo membutuhkan air bersih. Untuk itu bantuan dropping air diharapkan bisa meringankan beban warga.

Rata-rata sumur galian di dusun tersebut sudah mengering sejak Juli 2019. Warga terpaksa mengandalkan kiriman truk tangki air dan harus rela menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk membeli air bersih.

Tim program ACT Solo, Ardiyan, mengatakan daerah kekeringan wilayah Sragen beberapa sudah terkaver telah mendapatkan bantuan air bersih dari ACT.

"ACT Solo bersama Masyarakat Relawan Indonesia Sragen berusaha melakukan pendampingan khusus terhadap wilayah kekeringan di Sragen. Selain bantuan air bersih, ACT juga memberikan bantuan melalui program sumur wakaf di daerah tertentu yang memang sangat membutuhkan," ujar Ardiyan seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Senin (9/9).

Dia menjelaskan, upaya penanggulangan kekeringan yang sedang dilakukan oleh ACT mulai dari respons darurat sampai dengan program jangka panjang. ACT juga terus berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait seperti masjid, BPBD, komunitas, serta mitra donatur yang secara aktif turut peduli terhadap permasalahan kekeringan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA