Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

ACT Bangun Satu Lagi Sumur Wakaf di Gunungkidul

Selasa 03 Sep 2019 12:00 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

: Pembangunan sumur wakaf yang dilakukan Global Wakaf-ACT DIY di  Dusun Grogol, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY

: Pembangunan sumur wakaf yang dilakukan Global Wakaf-ACT DIY di Dusun Grogol, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, DIY

Foto: act
Sumur wafak diharapkan dapat memutus rantai bencana kekeringan tiap kemarau.

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNGKIDUL -- Kekeringan masih jadi masalah besar bagi masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Di Dusun Grogol, Kecamatan Ponjong, misalny, selama musim kemarau kebutuhan air masyarakat masih sangat mendesak.

Selama ini, masyarakat hanya bergantung dari sumber mata air bak penampungan umum yang lokasinya di tengah-tengah sawah. Kepala Dusun Grogol, Suwanto mengatakan, itupun jumlahnya cuma satu.

"Jadi, masyarakat di sini kalau tengah malam tidak tidur untuk secara bergiliran ambil air," kata Suwanto, Senin (2/9).

Tidak adanya sumur bor dan telah mengeringnya sumur galian milik warga, membuat masyarakat hanya mengandalkan bak tersebut. Sehingga, fungsinya tidak cuma penampungan tapi sumber mata air masyarakat.

Bahkan, air untuk keperluan ibadah mengambil pula dari penampungan tersebut. Takmir Masjid Al Hidayah, Sutoyo menuturkan, masyarakat yang ingin beribadah harus mengantri terlebih dulu untuk wudhu.

"Kalau malam ikut ngantri sama warga bergantian ambil air untuk keperluan wudhu dan MCK di masjid sini," ujar Sutoyo.

Melihat kondisi itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY dan Bimo Transport mencoba membantu masyarakat agar mudah mendapatkan akses air. Salah satunya dengan program pembangunan sumur wakaf.

Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto menuturkan, Gunungkidul memang jadi prioritas utama. Pasalnya, bencana kekeringan di sana sifatnya tahunan, dan dropping air bersih sudah dilakukan sejak Juni.

"Harapannya, (sumur wakaf) secara perlahan dapat memutus rantai bencana kekeringan setiap kali musim kemarau tiba," kata Bagus.

Sampai saat ini, pembangunan sumur wakaf Global Wakaf-ACT telah mencapai 264 sumur di seluruh Indonesia. Ini untuk DIY, sumur yang sedang dibangun di Dusun Grogol merupakan yang ke-19.

Pembangunan sudah dimulai sejak satu pekan lalu dengan kedalaman 76 meter. Untuk pengeboran saat ini sudah selesai, tinggal pembangunan MCK, tandon air, pompa dan pipanisasi ke masjid dan warga sekitar.

"Dan akan dimanfaatkan sebanyak 81 KK atau 380 jiwa," ujar Bagus.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA