Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Tagar #KamiBersatuBersamaUAS Jadi 'Trending' di Medsos

Ahad 18 Aug 2019 15:30 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Ceramah. Ustad Abdul Somad saat menyampaikan ceramah di Gedung Sarana Jaya, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (28/12).

Ceramah. Ustad Abdul Somad saat menyampaikan ceramah di Gedung Sarana Jaya, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (28/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Terkait adanya upaya melaporkan Ustaz Abdul Somad, warganet ekspresikan pendapat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ustaz Abdul Somad (UAS) disebut-sebut akan dilaporkan ke kepolisian oleh sekelompok orang yang mengaku keberatan dengan satu konten dakwahnya.

Konten yang dimaksud berasal dari video yang merekam ceramah UAS, sekitar tiga tahun silam. Video yang belakangan viral itu pun sebelumnya sudah mengalami editing oleh pihak yang entah siapa.

Baca Juga

Tersebutlah kelompok Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka diketahui telah mendatangi Kepolisian Daerah (Polda) NTT pada Sabtu (17/8) lalu.

Alasan mereka, UAS diduga telah menghina lambang-lambang agama Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung, sebagaimana terekam dalam video yang sudah menjadi viral.

 

Trending di Medsos

Perdebatan pun muncul di jagat internet. Para netizen alias warganet ikut mengeskpresikan pendapat mereka melalui akun-akun media sosial. Sebut saja, Twitter.

Berdasarkan pantauan hari ini, Ahad (18/8), sekira pukul 15.15 WIB, tanda pagar (tagar) #KamiBersatuBersamaUAS menjadi salah satu topik yang marak (trending topics).

photo

Tagar #KamiBersatuBersamaUAS (sumber: tangkapan layar Twitter.com)

Hal ini digarisbawahi akun @nephilaxmus. Artinya, tagar tersebut sudah menduduki peringkat 10 besar trending topics di Indonesia setidak-tidaknya sejak pagi hari ini.

Berbagai akun turut menulis dengan menyematkan pada tagar tersebut. Misalnya, akun @intanRatuaja12 yang mengucapkan terima kasih kepada UAS. Sementara itu, akun lainnya atas nama @Ando_RDS mengingatkan tentang bahaya adu domba di tengah masyarakat, juga dengan tagar yang sama.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA