Sabtu, 16 Zulhijjah 1440 / 17 Agustus 2019

Sabtu, 16 Zulhijjah 1440 / 17 Agustus 2019

Gotong Royong Warga Manggarai Timur Rayakan Kurban

Rabu 14 Agu 2019 03:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Global Qurban ACT tebar kebahagiaan kurban pada masyarakat Kabupaten  Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Global Qurban ACT tebar kebahagiaan kurban pada masyarakat Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Foto: Dok ACT
Daging kurban tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Muslim saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) merayakan Idul Adha dengan sukacita. Setelah melaksanakan salat Idul Adha bersama, mereka juga dapat menikmati daging kurban dari para dermawan Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Baca Juga

Semarak kurban ini terlihat di Desa Sita, Kecamatan Rana Mese, dan Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong. Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada warga muslim, tetapi semua masyarakat di desa tersebut. Setiap warga saling membantu saat penyembelihan hewan kurban.

Tokoh masyarakat setempat, Jemain Umar, mengatakan sejak beberapa tahun lalu Global Qurban-ACT telah melaksanakan penyembelihan hewan kurban di empat kecamatan Manggarai Timur yang mayoritas bukan beragama Islam.

“Di Manggarai Timur, Global Qurban-ACT menyembelih hewan kurban di Kecamatan Borong, Rana Mese, Elar, dan Sambi Rampas yang mayoritas penduduknya beragama Katolik. Di sini, semua warga dilayani, kami selalu membawa pesan perdamaian dan toleransi umat beragama,” ujar Jemain, dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Senin (12/8).

Pada hari penyembelihan pertama, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1430 Hijriah, sekitar 500 KK mendapatkan daging kurban. Tim Global Qurban-ACT, Danu Putra Anugrah kebahagiaan kurban menjadi tujuan dari Iduladha bagi masyarakat di Manggarai Timur.

"Di Desa Sita, Kecamatan Rana Mese salah satunya. Di sana ada 101 kepala keluarga, dan tidak hanya muslim ya tentunya. Tema kita adalah kebahagiaan kurban, jadi semua warga dapat daging kurban,” kata Danu.

Ia juga menjelaskan, Global Qurban-ACT di Manggarai Timur akan menyembelih hingga 50 ekor sapi. Kurban di Manggarai Timur tahun ini disebut lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

"Insya Allah, di hari tasyrik, kita akan membagikan daging kurban untuk masyarakat di Kecamatan Elar dan Sambi Rampas,” kata Danu.

Keguyuban masyarakat Manggarai Timur, terutama di momen Idul Adha diakui salah satu warga, Derniana Anguk. Warga Kelurahan Kota Ndora itu pun bersyukur dapat menikmati daging sapi bersama umat muslim di lingkungannya.

“Kami semua warga Kota Ndora sangat berterima kasih. Bersatu kami di sini. Kalau kami misalnya ada kerja duka, kami kompak, juga pernikahan, termasuk Idul Adha ini,” katanya.

Di Kelurahan Kota Ndura pula, daging kurban menyapa warga pesisir yang bermata-pencaharian sebagai buruh nelayan. Salah satu buruh nelayan, Budi Abdul Syukur mensyukuri daging kurban yang ia dapatkan. Menurutnya, sebagai buruh nelayan, ia dan keluarga sangat jarang menikmati daging sapi.

“Biasanya hanya saat hajatan. Sedangkan untuk membeli daging jarang sekali karena uangnya lebih baik digunakan untuk kebetuhan yang lain,” ujar pria berusia 33 tahun ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA