Senin 12 Aug 2019 16:20 WIB

Soto Jadi Menu Favorit Idul Adha di Belanda

Soto bukan hanya digemari WNI saat Idul Adha di KBRI.

Rep: Muhammad Riza Wahyu Pratama/ Red: Indira Rezkisari
Soto, salah satu ragam kuliner paling kaya di Indonesia.
Foto: dok Republika
Soto, salah satu ragam kuliner paling kaya di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Soto daging menjadi menu favorit warga negara Indonesia saat Hari Raya Idul Adha. Ratusan warga negara Indonesia di Belanda melaksanakan perayaan Idul Adha di Masjid Al Hikmah, Den Haag, Ahad (11/8).

Soto tersebut ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia. Tapi juga digemari oleh warga negara Maroko, Aljazair, Mesir dan negara-negara Afrika lain.

Baca Juga

Salah satu warga Maroko, Abdullah mengatakan, shalat Idul Adha di masjid Indonesia adalah salah satu perayaan tahunan yang paling ditunggu-tunggu. Selain karena ibadah, namun juga karena sajian kuliner Indonesia yang lezat dan nikmat.

"Saya sampai menambah dua kali soto yang disajikan pagi ini. Rasanya begitu pas di lidah dan disajikan di waktu yang tepat setelah pelaksanaan shalat Idul Adha, di mana seorang muslim disunnahkan berpuasa terlebih dahulu dari rumah," kata Abdullah, dikutip dari pernyataan tertulis.

Sementara itu, Wakil Duta Besar RI, Fikry Cassidy menyampaikan bahwa momentum Idul Adha merupakan kesempatan yang baik untuk saling berbagi dan mengasihi. "Kuliner yang disajikan pagi ini merupakan salah satu upaya bagi masyarakat Indonesia dan jamaah untuk menikmati hidangan nusantara. Diharapkan sajian tersebut dapat mengobati rasa rindu kepada Tanah Air," kata Fikry.

Selain soto, pihak panitia juga menyuguhkan aneka kue, minuman dan buah-buahan. Jamaah juga dapat menikmati hiburan rebana dari remaja masjid Al Hikmah.

Pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Al Hikmah yang dimulai sejak pukul 9 waktu Belanda. Bertindak sebagai Imam dan Khatib adalah KH. Ahmad Naf'an Sulchan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement