Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

AGP Bagikan Kurban ke 228 Titik

Ahad 11 Agu 2019 06:37 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelepasan hewan kurban AGP.

Pelepasan hewan kurban AGP.

Foto: Dok. Rep
Pemotongan kurban dilakukan serentak pada 10-13 Agustus 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menyambut Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1440 H/2019 M, Artha Graha Peduli (AGP) kembali menggelar kegiatan rutin tahunan yakni penyerahan ratusan kurban yang telah memenuhi syariat Islam kepada masyarakat membutuhkan. Penyerahan ini akan dihelat setelah Shalat Idul Adha di seluruh unit usaha AGP dan Artha Graha Network (AGN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelepasan hewan kurban sendiri telah dilakukan di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (10/8).

Pemotongan hewan kurban tahun ini akan diadakan serentak pada 10-13 Agustus 2019. Lokasi pelaksanaan tersebar di ratusan titik yaitu di Jabotabek sebanyak 76 titik dan luar Jabodetabek sebanyak 152 titik. "Jika ditotal keseluruhan titik pelaksanaan kurban tersebar di 228 titik," kata Ketua Panitia Idul Adha AGP Panji Parmadi Aji di lokasi pelepasan hewan kurban AGP Lot 7 Kawasan SCBD Jakarta, Sabtu (10/8).

Panji menuturkan, tema kurban menjelang Hari Kemerdekaan ke-74 yakni “Semangat Berkurban untuk kepedulian Bersama”. Tema ini terkait dengan makna Hari Raya Idul Adha yaitu menumbuhkan semangat berbagi dan tolong-menolong untuk sesama. Selain menjalankan ajaran agama, pelaksanaan kurban sesuai dengan salah satu pilar AGP yaitu sosial kemasyarakatan.

"Jika kita mengingat pada zaman dahulu, banyak makna dan hikmah yang terselip di balik pelaksanaan Idul Adha. Kurban memiliki arti hubungan pribadi seorang yang berkurban dengan Tuhan, yaitu nilai ketakwaannya," terang Panji.

Panji menambahkan, melalui berkurban, warga bisa memperbaiki hubungan sesama manusia yang diberikan kepada masyarakat sekitar sebagai salah satu bentuk kepedulian AGP. ”Mari kita mensyukuri nikmat kemerdekaan RI 17 Agustus dengan menebarkan kurban di daerah terdepan, tertinggal dan terluas," kata Panji.

Ketua Umun AGP Heka Hertanto mengatakan, kegiatan ini bagian dari pilar ketiga dari lima pilar yang dipegang teguh oleh AGP. "Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar sosial kemasyarakatan. Tapi sebagai hubungan muslim, ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujar dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA