Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

MIUMI Aceh: PUBG Mengandung Pornografi dan Kekerasan

Ahad 21 Jul 2019 22:21 WIB

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Hasanul Rizqa

Gim PUBG.

Gim PUBG.

Foto: Malavida.com
Gim PUBG ditolak oleh MIUMI Aceh karena alasan berikut

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh menilai gim Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) mengandung pornografi, kekerasan, kebrutalan dan mudharat. Maka dari itu, MIUMI menolak segala macam gim online dan offline, khususnya yang sejenis PUBG.

Baca Juga

Ketua MIUMI Aceh, Tengku Muhammad Yusran Hadi mengatakan, gim PUBG mengandung kekerasan dan kebrutalan serta penodaan terhadap simbol-simbol Islam. Gim tersebut memberikan dampak negatif dan mudharat terhadap kehidupan individu, keluarga, masyarakat dan bangsa.

"Selain itu (gim PUBG) bertentangan dengan syariat Islam karena mengandung pornografi, kekerasan, kebrutalan serta berbagai mudharat," kata Tengku Yusran kepada Republika.co.id, Ahad (21/7).

Dia menyampaikan bahwa MIUMI Aceh sangat menyayangkan perilaku para penyedia dan pemain gim sejenis PUBG. Mengingat perilaku mereka bertentangan dengan syariat Islam dan moral. Gim sejenis PUBG mengajarkan cara memukul dan membunuh lawan di dalam gim. Oleh karena itu, pemain gim dikhawatirkan dapat meniru dan mempraktikkannya di alam nyata.

"Inilah penyebab utama kenakalan anak atau remaja dan kriminalitas, selain itu menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan individu, keluarga, masyarakat dan bangsa," ujarnya.

Doktor bidang fiqh dan ushul fiqh dari International Islamic University Malaysia (IIUM) itu juga sangat menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan membiarkan gim sejenis PUBG berkembang di Indonesia. Sampai hari ini pemerintah tidak membuat larangan mengakses gim sejenis PUBG.

"Padahal, dampak negatif dan bahaya yang ditimbulkan oleh gim (sejenis PUBG) ini begitu jelas dan nyata, khususnya merusak sikap, pola pikir dan moral generasi bangsa," ujarnya.

MIUMI pun Aceh meminta kepada pemerintah untuk memblokir gim sejenis PUBG dan mengawasi penyedia-penyedia internet dan hiburan. Sebab pemerintah berkewajiban melarang dan memblokir gim sejenis PUBG demi menyelamatkan generasi bangsa.

Tengku Yusran mengingatkan, hendaklah para pemimpin, penyedia dan pemain gim bertakwa kepada Allah SWT. Caranya dengan melaksanakan perintahkan Allah SWT, meninggalkan apapun yang diharamkan oleh Allah SWT, dan takut kepada Allah SWT.

"Hendaklah kita takut kepada azab Allah SWT yang akan menimpa semua orang akibat perbuatan maksiat dan meninggalkan amar ma'ruf nahi munkar, kepada semua pihak, khususnya keluarga masing-masing untuk menjaga anak, istri dan suami dari maksiat gim," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA