Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

Tuesday, 19 Zulhijjah 1440 / 20 August 2019

ACT Ajak Masyarakat Peduli Krisis di Afrika

Jumat 28 Jun 2019 23:55 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Anak Yaman Kelaparan

Anak Yaman Kelaparan

Foto: Republika
Arfika mengalami krisis berkepanjangan akibat konflik.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT)Sumatera Selatan mengajak masyarakat peduli dan ikut membantu bencana kelaparan yang melanda beberapa negara di Afrika. Ajakan itu disampaikan sukarelawan ACT Sumsel dengan menggelar aksi di Bundaran Masjid Agung Palembang, Jumat (28/6), dengan membentangkan spanduk sekaligus berorasi menyuarakan solidaritas krisis kelaparan di negara Sudan Selatan, Mali dan Somalia.

Baca Juga

"Kami mengajak masyarakat Sumsel, khususnya di Kota Palembang peduli krisis di Afrika. Sebagai gambaran bahwa ada penduduk di tiga negara itu hanya makan tulang-tulang hewan karena bahan pokok yang langka," kata Koordinator Aksi, Rendi Chandra.

Laporan PBB terbaru menyebutkan krisis di negara-negara Afrika terus berlanjut akibat konflik panjang. Konflik memicu bencana kelaparan serta gelombang pengungsi kian bertambah.

Di Somalia, krisis disebabkan kekeringan panjang yang memicu konflik-konflik juga berlanjut. Akibatnya harga barang pokok mengalami kenaikan dan jumlahnya semakin langka.

"Kesenjangan besar terjadi antara makanan, kekurangan gizi akut, dan tingkat kematian yang tinggi di Afrika," katanya.

Selain berorasi, ACT Sumsel juga menggalang dana yang akan disalurkan ke penduduk dengan negara-negara krisis di Afrika, di mana bantuan dihimpun bersama bantuan lainnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA