Senin 22 Apr 2019 12:58 WIB

Buah Tin, Rahasia Sumpah Allah SWT dan Segudang Khasiat

Buah tin banyak beredar di Timu Tengah dan merupakan buah bermanfaat.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah
Buah tin
Foto: ist
Buah tin

REPUBLIKA.CO.ID, Tin adalah pohon yang berasal dari tanah Arab dan menjadi kebanggaan bangsa Arab karena diberkahi. Tin dianggap sebagai pohon tertua yang dikenal manusia dalam sejarah kemanusiaan. 

Pada musim kemarau, buah tin dibuat untuk menu makanan yang lezat. Sedangkan pada musim hujan, buah tin diolah sebagai makanan kering yang sangat diminati.

Baca Juga

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis, orang-orang Tunisia, Paraoh (Mesir Kuno), dan Yunani mengenal buah tin sebagai makanan sekaligus obat.  

Sebenarnya, pohon tin berasal dari ujung selatan Jazirah Arab, tetapi kemudian menyebar ke Asia Kecil, seperti Anatolia, Turki, dan Afghanistan, ke Eropa melalui orang-orang Tunisia dan Yunani, serta ke Timur melalui Suriah hingga sampai ke India.  

Pohon yang diberkahi ini telah digunakan oleh Allah SWT sebagai kata sumpah dalam Kitab-Nya yang berbicara tentang hal-hal yang luar biasa. Dan, Allah hanya bersumpah dengan sesuatu yang agung. “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun.” (QS at-Tin [95]:1). 

Sumpah Allah tersebut adalah bukti nyata akan pentingnya pohon ini dan menjadi isyarat penting bahwa pohon tersebut memiliki banyak manfaat. Berikut ini tiga khasiat buah tin menurut penelitian medis:    

  1. Menurunkan tekanan darah. Buah Tin kaya kandungan kalium, sehingga bisa membantu mengontrol tekanan darah. Banyak orang kurang mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, tetapi mereka justru mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi, sehingga menyebabkan kekurangan kalium dan berujung hipertensi. Sebuah studi menemukan ketika orang memilih memakan buah dan sayuran ketimbang makanan ringan seperti permen, susu rendah lemak, maka mereka telah menurunkan tekanan darah rata-rata 5,5 poin (sistolik) lebih 3,0 poin (diastolik).
  2. Melawan kanker. Buah ini mengandung fitokimia "benzaldehida”, yaitu bahan aktif yang ditemukan melalui ekstraksi jus, yang memiliki kemampuan melawan kanker. Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa ara merupakan sumber senyawa bioaktif, seperti fenolat, coumarin, dan asam lemak, yang berpotensi mengobati kanker kulit non-melanoma. Selain itu, buah ini juga memiliki coumarin, yang telah digunakan untuk mengobati kulit dan kanker prostat. 
  3. Melancarkan pencernaan. Buah Tin mengandung serat yang tinggi sehingga bagus untuk pencernaan dan membantu mengatur berat badan. Kandungan serat yang tinggi mampu menyerap air sehingga melembutkan tekstur tinja. Hal ini cocok untuk membantu menjaga kebiasaan buang air besar secara teratur dan menjauhkan diri dari sembelit. Selain itu, ficin, enzim dalam ara, mampu memetabolisme protein menjadi asam amino, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan.n Ratna Ajeng Tejomukt

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement