Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rabu, 17 Safar 1441 / 16 Oktober 2019

Rumah Zakat Action Salurkan 500 Kaleng Superqurban

Selasa 05 Mar 2019 11:56 WIB

Red: Gita Amanda

Superqurban. Rumah Zakat Action menyalurkan 500 kaleng Superqurban.

Superqurban. Rumah Zakat Action menyalurkan 500 kaleng Superqurban.

Foto: Rumah Zakat
Superqurban merupakan program optimalisasi daging kurban yang disalurkan ke warga.

REPUBLIKA.CO.ID, MUARA ENIM -- Rumah Zakat Action menggelar Ekspedisi Superqurban di Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada 25-27 Februari 2019. Dalam ekspedisi itu, tim Rumah Zakat menyalurkan sebanyak 500 kaleng kornet dan rendang Superqurban kepada warga Desa Danau Gerak.

Baca Juga

Branch Manager Rumah Zakat Sumatera Selatan, Hadi Yudasta, mengatakan Superqurban merupakan program optimalisasi daging kurban yang diolah dalam bentuk kornet dan rendang. Kemudian daging olahan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam ekspedisi kali ini tim Rumah Zakat menyelenggarakan beberapa kegiatan yang melibatkan warga. Di antaranya melakukan fogging di lingkungan rumah warga, lomba masak dengan kreasi kornet untuk ibu-ibu di balai desa, penyaluran kornet dan rendang Superqurban. "Hingga kelas ceria bersama anak-anak di sekolah SDN 9 Semende Darat Ulu," kata Hadi seperti dalam siaran persnya.

Sementara itu Ilmudin, Sekretaris Desa, mengungkapkan bahwa Desa Danau Gerak merupakan wilayah dataran tinggi yang menjadi bagian dari Bukit Barisan. Desa ini berada paling ujung kabupaten Muara Enim yang berjarak sekitar 278 Kilometer (Km) dan memerlukan waktu 8-10 jam dari Kota Palembang.

Sebagian besar warganya adalah petani, baik tanaman padi, sayur dan kopi. Masalah utama di desa ini belum dialiri listrik dari PLN, sehingga masyarakat di sini membuat turbin dan baru dinikamti 100 rumah. Selain itu juga banyak pasangan menikah muda.

Hadirnya tim Rumah Zakat disambut antusias warga, saat membagikan kornet dan rendang Superqurban. Warga mengatakan kalau mereka jarang sekali mengkonsumsi daging, bahkan tidak mengetahui kalau ada kornet yang merupakan daging olahan dalam kemasan kaleng.

“Senang sekali kami bisa makan rendang dan kornet yang belum pernah kami lihat, apalagi memakannya. Alhamdulilah, semoga berkah bagi tim Rumah Zakat dan donator," kata Ilmuddin saat mencicipi hasil masakan kornet.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA