Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

LBIQ dan JIC Gelar Pendidikan Bahasa Arab dan Alquran

Jumat 01 Mar 2019 17:47 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Agung Sasongko

Alquran

Alquran

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Minat masyarakat baca Alquran dan belajar bahasa Arab begitu tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Lembaga Bahasa dan Ilmu al Quran (LBIQ) menggandeng Jakarta Islamic Centre (JIC) mengadakan kegiatan pengajaran bahasa Arab dan membaca Alquran. Saat ini telah ada 6.000 pendaftar dari berbagai daerah yang akan mengikuti kegiatan ini. 

“Tinggi sekali minat masyarakat yang ingin belajar bahasa Arab dan baca  alQuran ini, namun karena terbatas tempat belajar maka peserta akan kami seleksi, dites kemampuan, minat dan keinginannya,” kata Kepala LBIQ Ahmad Sonhaji dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (28/2).

Rencananya, pembelajaran Bahasa Arab dan pelatihan membaca Alquran akan dilakukan di beberapa tempat. Seperti di JIC Jakarta Utara, Masjid Baitul Muhyi Walikota Jakarta Timur, Masjid Raya Hasyim Asyari Jakarta Barat, di lantai 17 Walikota Jakarta Selatan, di Johar Baru, di kantor Dharma Wanita DKI Jakarta dan beberapa masjid lainnya.

“Setelah selesai seleksi, peserta pembelajaran bahasa Arab dan pengajaran membaca al Quran akan ditempatkan sesuai wilayah masing-masing,” terangnya.

Ia melakukan, di JIC akan ada 55 peserta belajar bahasa Arab dan 89 peserta pengajaran membaca alQuran. Mereka yang mengikuti pembelajaran bahasa Arab akan berlatih setiap Senin dan Rabu sedangkan yang mengaji Alquran pada Selasa dan Kamis.

Kemudian di LBIQ sendiri akan dibuka 10 kelas yang diperuntukkan bagi peserta wilayah Jakarta Pusat dan luar Jakarta. Pertemuan akan dilakukan sebanyak 72 kali selama setahun.

“Materi yang diajarkan dalam pembelajaran bahasa Arab tentang percakapan atau muhadastah, Nahwu, Shorof tingkat dasar. Sedangkan pembelajaran membaca al Quran meliputi fashohah, makhorijul huruf, tartil, dan nagham,” kata dia.

Adapun pengajarnya terang Ahmad, yakni para ahli dibidangnya masing-masing seperti dari UIN Jakarta, Institut Ilmu Al Quran (IIQ) dan Perguruan Tinggi Ilmu AlQuran (PTIQ).

Kepala Divisi Pendidikan dan Pengkajia Badan Managemen Jakarta Islamic Centre, Rakhmad Zailani Kiki mengatakan kegiatan ini dilakukan berdasarkan kesepakatan yang telan dilakukan JIC bersama LBIQ. MoU kerjsama pelaksanaan kegaiatan pengajaran Bahasa Arab dan membaca al Quran dilakukan pada Desember 2018 lalu di mana LBIQ bertugas menyediakan peserta dan semua administrasi pelaksanaan sedangkan JIC menyediakan ruang belajar

Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi sangat mengapresiasi kegiatan positif tersebut. Kegiatan pembelajaran Bahasa Arab dan pelatihan mengaji Alquran menurutnya sesuai dengan visi dan misi JIC.

“JIC sangat mendukung kegiatan ini. Karena memang sesuai dengan visi dan misi JIC yang memajukan keislaman dan keilmuan. Sebenarnya kegiatan serupa sudah ada tetapi peserta dan target yang berbeda,” kata Juhandi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA