Rabu, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 Januari 2020

Rabu, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 Januari 2020

Filsafat Islam Solusi Agar Warganet tak Terperangkap Hoaks

Selasa 22 Jan 2019 13:44 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko

Filsafat Islam (ilustrasi).

Filsafat Islam (ilustrasi).

Foto: carroll.edu
Filsafat dinilai mampu menjamin kemerdekaan dan kemandirian dalam berpikir

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Wakil Ketua Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (AAFI), Robby Abror mengatakan, saat ini masyarakat sangat mudah terperangkap dengan berita hoaks di media sosial, khususnya di tahun politik ini. Dia menilai, filsafat Islam bisa menjadi salah satu solusi agar nitizen tidak mudah teperangkap maraknya hoaks tersebut.

Menurut dia, dengan mempelajari filsafat, masyarakat akan memiliki logika berpikir yang benar dan setiap informasi yang diterimanya akan dikaji secara mendalam. 

"Filsafat membuat seseorang terjamin akal sehat dan logika berpikirnya benar, sehingga tidak mudah terperangkap pada berita hoajs. Filsafat menjamin kemerdekaan dan kemandirian dalam berpikir," ujar Robby kepada Republika.co.id, Selasa (22/1). 

Menurut dia, hal ini juga telah disampaikan dalam kegiatan bertajuk "International Conference of Islamic Philosophy: Philosophy and Humanity" yang digelar di gedung DPR/MPR RI dan Kampus STFI Sadra Jakarta pada 18-19 Januari 2019 lalu.

Ketua Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menuturkan, filsafat dapat mengubah cara pandang masyarakat kepada dunia. Tidak hanya itu, kata dia, fisalafat juga dapat menjembatani benturan kepentingan yang berbeda demi menyelamatkan bangsa dan umat.

"Dengan filsafat, bangsa ini akan menjadi lebih bermakna dan bermartabat. Seorang pecinta filsafat akan mampu menggali makna terdalam dari pesan-pesan hikmah kehidupan sehari-hari, tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan menjadi bijaksana," katanya.

Menurut dia, dengan belajar dan mengenal filsafat yang benar, Indonesia akan menjadi negeri yang lebih bermartabat dan dapat memiliki pondasi berpikir yang kuat. Karena itu, dia pun mengimbau agar Kementerian Agama (Kemenag) mulai mengenalkan filsafat Islam sejak dini kepada siswa-siswa madrasah atau sekolah yang berada di bawah Kemenag.

"Kemenag RI perlu mengimbau pentingnya belajar filsafat sejak dini dan mengenalkan di sekolah," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA