Rabu 12 Dec 2018 23:02 WIB

Pemanfaatan Limbah Ternak Jadi Kompos

Kompos dibuat agar limbah ternak lebih bernilai.

Kotoran ternak diolah menjadi kompos.
Foto: Rumah Zakat
Kotoran ternak diolah menjadi kompos.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGSRI -- Berbagai macam program pemberdayaan terus dikembangkan untuk meningkatkan kehidupan di Desa Berdaya binaan Rumah Zakat. Tidak hanya pengembangan ilmu juga peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah mengadakan pelatihan pengolahan limbah ternak menjadi kompos yang berpotensi nilai jual.

Potensi limbah ternak cukup mudah diperoleh karena para peternak banyak yang belum tahu teknik dalam pembuatan kompos. Limbah ternak mereka hanya disimpan di samping-samping kandang yang sebenarnya hanya mengganggu kenyamanan hewan ternak itu sendiri. Hal inilah yang bisa dibidik menjadi sebuah usaha sampingan yang yang bermanfaat bagi peternak.

Fasilitator Desa Berdaya bertempat di kandang ternak Abdul Wakhid bersama kelompok ternak Domba Barokah Bangsri yang merupakan binaan Rumah Zakat mendampingi serta memberikan pelatihan pembuatan kompos dari limbah ternak domba. Para peserta yang sangat antusias ingin praktek bagaimana membuat kompos yang baik terinspirasi dari hasil kunjungan ke peteranak yang sukses bulan lalu.

Para peserta bersama-sama mengumpulkan material dan bahan-bahan yang perlu disiapkan. Proses pembuatan kompos di maksudkan agar limbah ternak domba dapat bernilai serta menjadi peluang baru bagi mereka untuk bisa dijual kepada petani, baik dipakai untuk pupuk maupun sebagai penutup bibit yang baru di masukan pada lubang tanam.

Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah berbagi ilmu kepada anggota kelompok Domba Barokah Bagsri, dan berharap ada kegiatan lain yang bisa dimanfaatkan dan memacu semangat para peternak di Desa Berdaya Bangsri, ungkap salah satu peserta Warsid.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement