Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Fikir Air dan Siaga Banjir

Sabtu 08 Dec 2018 11:30 WIB

Red: Agung Sasongko

Hujan lebat mengakibatkan genangan air/ilustrasi

Foto:
Sejumlah kota di Indonesia rawan banjir

Pesan moral Alquran juga meng isyarat kan pentingnya membuat bendungan, sumur resapan, biopori, dan sebagainya se hingga bumi bisa berfungsi sebagai reservoir (tempat menyimpan dan menabung) air agar pada musim kemarau krisis air tidak terjadi.

Dengan reboisasi, reforesisasi, dan regu lasi tata kota/desa yang berwawasan lingkungan, go green, tidak semua air hujan meng alir ke laut melalui sungai-sungai, tetapi bisa diserap dan disimpan akar pepohonan. Ayat tersebut juga mendorong adanya regulasi terkait konservasi sumber daya air dan penegakan hukum bagi perusak ling kung an alam. Konservasi air, bukan kapitali sasi air oleh para pemodal, sudah saatnya menjadi komitmen bersama.

Berbasis fikih air, Gerakan Menabung Air (GMA) idealnya menyadarkan semua pihak bahwa air itu tidak hanya untuk diminum, mandi, mencuci, memasak, dan bersuci, tetapi juga untuk pengembangan pertanian produktif dan pembangkit tenaga listrik.

Contoh GMA yang perlu ditiru dan dikembangkan adalah pembuatan sumur injeksi (resapan) di Kota Malang yang dengan diamater satu meter dan kedalaman 10-15 meter mampu menyimpan 8.000 liter air sehingga air hujan disimpan.

GMA idealnya dapat membentuk minda positif bahwa air itu amanah dan rahmat yang harus dikelola, disyukuri, ditabung, di sedekahkan, dan didayagunakan. Idealnya, Indonesia bisa menjadi pengekspor air ke negara padang pasir, jika mampu meman faatkannya. Namun, sumber daya air nasi onal banyak dikuasai pemodal asing dan 'disulap' menjadi pro duk air minum kemasan yang mengun tung kan mereka.

Padahal air, api, dan rumput pada dasar nya merupakan 'milik publik' (HR Ahmad dan Abu Dawud), milik bersama dan harus dikuasai negara untuk kepentingan rakyat. GMA juga dapat menumbuhkan kearifan dan kesalehan ekologis dalam mengelola air.


sumber : Dialog Jumat Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA