Senin 03 Dec 2018 05:07 WIB

Gerakan Magrib Mengaji Diluncurkan di Sukabumi 6 Desember

Gerakan tersebut akan diresmikan secara langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Hazliansyah
Ilustrasi sekeluarga mengaji, mengaji sekeluarga, mengaji bersama, ngaji bersama
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Ilustrasi sekeluarga mengaji, mengaji sekeluarga, mengaji bersama, ngaji bersama

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil direncanakan akan meluncurkan gerakan magrib mengaji di Kota Sukabumi pada 6 Desember 2018 mendatang. Wilayah Sukabumi dipilih karena dinilai sudah menjalankan gerakan tersebut di masjid-masjid.

"Rencananya pada 6 Desember nanti gerakan magrib mengaji akan diluncurkan gubernur Jabar," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Republika.co.id, Ahad (2/12).

Pada kesempatan itu akan hadir pula enam kepala daerah di Jabar.

Menurut Fahmi, gerakan magrib mengaji merupakan salah satu program unggulan Pemkot Sukabumi di bidang keagamaan. Upaya ini mendapatkan apresiasi dari Pemprov Jabar yang akhirnya akan meluncurkan untuk tingkat Jabar.

Fahmi menerangkan, gerakan ini sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan syiar keagamaan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Sebab jika berkaca pada masa lalu bagaimana keberkahan hadir salah satunya melalui syiar keagamaan yang muncul di tengah masyarakat.

Pada waktu dahulu terang Fahmi, gerakan magrib mengaji sudah menjadi kebiasaan di tengah masyarakat. Warga khususnya umat Islam mulai dari magrib hingga isya berada di masjid melakukan aktivitas mengaji.

Saat sekarang ini ungkap Fahmi, dikhawatirkan telah terjadi perubahan pola perilaku dan sikap di tengah masyarakat. Di mana ada sebagian warga khususnya anak-anak melakukan aktivitas yang lain.

Oleh karena itu kata Fahmi, pemkot mencoba membangkitkan kembali gerakan magrib mengaji yang mulai mengalami perubahan dibandingkan masa lalu. Harapannya anak-anak bisa melakukan aktivitas mengaji di masjid.

Fahmi mengatakan, diharapkan Sukabumi nantinya menjadi ikon dalam gerakan magrib mengaji di Jabar. Gerakan ini bukan semata seremonial melaikan benar-benar dijalankan di lapangan.

Pemkot Sukabumi lanjut Fahmi, saat ini juga menggaungkan gerakan shalat Subuh berjamaah di masjid hingga ke kecamatan-kecamatan. Gerakan ini ditanggapi positif warga dengan memenuhi masjid-masjid di waktu Subuh.

Program lainnya di bidang keagamaan yakni Shalat Jumat keliling dan pengajian rutin bulanan di rumah dinas wali kota Sukabumi. "Dalam kedua momen ini warga bisa hadir dan kami memberikan informasi mengenai pembangunan," imbuh dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement