Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Menteri Agama Malaysia Naik Garuda ke Palu, Ada Apa?

Senin 19 Nov 2018 10:20 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Penumpang naik ke pesawat saat akan berangkat di Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/10).

Penumpang naik ke pesawat saat akan berangkat di Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Senin (15/10).

Foto: Antara/Yusran Uccang
Kunjungan ini dalam rangka menyerahkan bantuan Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR— Menteri Agama (Menag) Malaysia Datuk Seri Mujahid Yusoef Rawa menggunakan pesawat Garuda ke Palu, Sulawesi Tengah, dan kepulangannya disambut GM PT Garuda Indonesia Kuala Lumpur H Fredrik Kasiepo di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Ahad (18/11).

"Menteri Keagamaan Malaysia, Datuk Seri Mujahid Yusoef Rawa ke Palu dalam rangka penyerahan bantuan Malaysia di antaranya Pembangunan Pemukiman Ummah di Palu, Sulawesi Tengah," ujar Fredrik Kasiepo di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (19/11).

Datuk Seri Mujahid Rawa hadir meresmikan Perkampungan Ummah di Palu bagi korban gempa dan tsunami di Palu yang dikelola Majelis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (Mapim) dan Jawatan Kemajuan Islam (Jakim).

Datuk Seri Mujahid Rawa bersama rombongan tiba dengan menggunakan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA816.

Pada kesempatan tersebut, H Fredrik Kasiepo menyampaikan selamat datang kembali ke tanah air dan ucapan terima kasih atas nama Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah mempercayakan penerbangan dari Palu ke Kualalumpur melalui kota persinggahan (transit) Jakarta.  

"Datuk Seri Mujahid Yusuf Rawa menyampaikan bahwa beliau dan rombongan baru pulang dari Palu, Sulawesi Tengah guna menyampaikan bantuan kepada korban musibah gempa dan tsunami di Palu di antaranya pembangunan dan sekaligus peresmian Perkampungan Ummah," katanya

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA