Sabtu 06 Oct 2018 01:45 WIB

Bantuan Kemanusiaan ACT Jateng Bergerak ke Palu dan Lombok

ACT Jateng dan MRI menginisiasi gerakan kepedulian membangun.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Andi Nur Aminah
Pelepasan sembilan truk logistik kemanusiaan ACT Jawa Tengah menuju Palu dan Lombok di halaman Masjid Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (6/10)
Foto: ACT Jateng
Pelepasan sembilan truk logistik kemanusiaan ACT Jawa Tengah menuju Palu dan Lombok di halaman Masjid Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (6/10)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Tujuh truk pengangkut logistik kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Semarang dan cabang Solo bergerak menuju Palu dan Donggala, Jumat (5/10). Ketujuh truk tersebut mengangkut logistik dan berbagai kebutuhan dasar lainnya bagi para pengungsi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi serta Donggala, Sulawesi Tengah.

Bersamaan dengan ini, dua truk bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi korban gempa bumi Lombok juga bergerak menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kepala Cabang ACT Jawa Tengah, Sri Suroto mengungkapkan, tujuh armada truk bantuan kemanusiaan ACT ini berangkat dari halaman Masjid Jami Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Selanjutnya ketujuh truk bantuan kemanusiaan ini akan menuju pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya untuk diseberangkan dengan kapal laut dengan tujuan Palu. "Dua armada truk lainnya menuju Pelabuhan Ketapang, sebelum nantinya akan diseberangkan menuju ke Lombok," ungkapnya di sela pelepasan bantuan kemanusiaan ATC Jawa Tengah tersebut.

Ia juga mengungkapkan, menyusul terjadinya bencana di negeri ini ACT Jawa Tengah bersama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) telah menginisasi gerakan membangun kepedulian. Palu, Sigi dan Donggala masih dalam masa tanggap darurat dan harus segera dibantu untuk mengoptimalkan penanganan para korban yang saat ini tinggal di pengungsian.

Sedangkan perhatian untuk Lombok juga jangan sampai surut. Dia mengatakan, karena Lombok saat ini sedang dalam masa pemulihan pascabencana.

Masing- masing armada Truk membawa bantuan logistik kurang lebih seberat lima ton. Bantuan itu terdiri atas pakaian baru, beras, air mineral, minyak, perlengkapan kebersihan diri, selimut, terpal, obat-obatan dan sebagainya.

Bantuan sembilan truk logistik ini adalah wujud nyata kepedulian masyarakat Jawa Tengah. Sebelumnya ACT Jawa Tengah juga telah mengirimkan sembilan relawan menuju Palu. "Dan pada hari ini ACT Jawa Tengah kembali memberangkatkan sembilan truk menuju Palu dan Donggala, termasuk juga bantuan untuk Lombok," tambah Suroto.

Terwujudnya bantuan kemanusiaan -- tiga truk dari ACT Solo dan enam truk dari ACT Semarang -- ini merupakan langkah awal dalam ikhtiar membantu saudara terdampak bencana. Ke depan masih akan ada truk kemanusiaan jilid kedua, ketiga dan seterusnya. Begitu juga relawan sudah sudah disiapkan dari berbagai daerah, di Jawa Tengah.

Bantuan logistik untuk bencana di Palu dan Donggala, akan dikirimkan menuju posko induk ACT yang berada di kecamatan Palu Timur, Kota Palu. "Sedangkan bantuan untuk gempa Lombok akan dikirimkan menuju posko induk yang berada di Kecamatan Mataram, NTB," tandasnya.

Camat Mijen, Yenuarso, yang melepas bantuan kemanusiaan ACT Jawa Tengah ini menambahkan, sinergi ACT bersama dengan masyarakat Jawa Tengah ini harus terus digalakkan. "Kepedulian ini tidak ada balasannya, kecuali dari Allah yang akan melipat gandakan kebaikan kita semua, insya Allah," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement