Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Malaysia Bidik Pasar Halal Olimpiade Tokyo 2020

Sabtu 07 Apr 2018 02:56 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Esthi Maharani

Logo Olimpiade Tokyo 2020.

Logo Olimpiade Tokyo 2020.

Foto: EPA
Pilihan minuman berkarbonasi halal diperkirakan akan menggaet pasar tersendiri.

REPUBLIKA.CO.ID,  PUTRAJAYA -- Coca Cola Malaysia dan QSR Brands Bhd adalah dua dari lima perusahaan berbasis di Malaysia yang secara aktif mengurus sertifikasi halal global. Dua perusahaan ini sedang mengejar label halal untuk produk dan layanannya demi membidik pasar Olimpiade Tokyo 2020.

Coca Cola Co adalah partner global untuk ajang olahraga terbesar dunia tersebut. Sehingga pilihan minuman berkarbonasi halal diperkirakan akan menggaet pasar tersendiri. Distribusinya kemungkinan besar menggunakan jaringan perusahaan lokal.

Sementara QSR adalah operator lokal untuk rantai ritel KFC dan Pizza Hut. Perusahaan ini berencana menyediakan pilihan makanan halal di Desa Olimpiade.

Tiga perusahaan lain yang juga sedang mengejar kerjasama dengan Jepang adalah Nippon Express, Brahim's Holding dan BGR Foodservice. Lima perusahaan tersebut sedang aktif berupaya mengambil ranah penyediaan layanan halal.

Direktur Divisi Perhubungan Department of Islamic Development Malaysia (Jakim) Sirajuddin Suhaimee mengatakan perusahaan lokal merasakan ada peningkatan permintaan produk halal di Jepang. Kebutuhan ini akan lebih tinggi pada masa Olimpiade.

"Dulu, ada 10 perusahaan berbasis di Malaysia yang tertarik untuk masuk ke pasar ini, tapi sekarang hanya lima yang aktif menjalin hubungan dengan Jepang," kata Sirajuddin dilansir Malaysian Reserve, Jumat (6/4). Saat ini negosiasi masih berlangsung.

Olimpiade Tokyo 2020 diperkirakan menarik lebih dari 20 juta turis. Jumlah pengunjung Muslim diprediksi lebih dari satu juta orang. Dalam dua tahun kedepan, jumlah turis Muslim di Jepang diramalkan bertambah dua kali lipat. Sehingga minimal 10 ribu makanan halal diperlukan selama periode Olimpiade saja.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA