Jumat 23 Feb 2018 18:26 WIB

Masjid Terapung Pertama di Sarawak akan Siap Akhir Tahun

Penyelesaian pembangunan masjid tersebut ditunda hingga akhir tahun.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani
Masjid di Malaysia / Ilustrasi
Foto: Wikipedia
Masjid di Malaysia / Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, KUCHING -- Masjid terapung pertama dibangun di Sarawak, Malaysia. Masjid ini akan menjadi salah satu ikon negara bagian. Namun, harapan besar penduduk Kuching untuk melihat 'Masjid Terapung' yang ada di Kuching Waterfront itu tampaknya tidak bisa tercapai sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal itu lantaran penyelesaian pembangunan masjid tersebut ditunda hingga akhir tahun.

Wakil ketua dewan pengawas kesejahteraan kota Kuching, Dr Syajahan Sayed Ahmad, mengatakan sejauh ini hanya 60 persen dari masjid dengan dua lantai tersebut yang telah selesai dibangun. Hal itu tidak sesuai dengan rencana awal yang menargetkan masjid bisa selesai pada Maret.

 

Dikatakannya, proyek pembangunan masjid tersebut dimulai pada 2016 untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah yang nyaman. Masjid 'Terapung' itu menggantikan Masjid India yang ada di Jalan Gambier yang semakin ramai, terutama pada saat pelaksanaan Shalat Jumat.

"Untuk menghindari risiko penundaan lebih lanjut (dalam penyelesaian), kami bertemu dengan kontraktor setiap bulan untuk memastikan kelancaran proyek," kata Syajahan, dilansir dari Bernama, Jumat (23/2).

Syajahan mengatakan, bahwa masjid senilai RM 15 juta tersebut bisa menampung 1.600 jemaah pada satu waktu. Masjid itu terbilang unik karena bagian masjid terletak di atas tanah dan sisanya di atas Sungai Sarawak. Karena itulah, masjid tersebut diberi nama 'Masjid Terapung'.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement