REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masjid Agung Bursa memiliki 20 kubah dan dua menara.
Kedua puluh kubah itu membentuk formasi kolom 5x4. Jumlah tersebut dilatari kisah dari masa lalu.
Sebelum pecah Perang Nicopolis pada 1396, Sultan Bayezid I telah berjanji kepada rakyat bahwa bila pasukannya menang, ia akan membangun 20 masjid di seantero Bursa. Pada akhirnya, kemenangan diperoleh.
Namun, bukannya mendirikan 20 masjid terpisah, Sang Sultan membangun satu masjid besar, Masjid Agung Bursa, dengan 20 kubah di atasnya.
Evliya ?elebi, penulis dari abad ke-17, memuji masjid ini sebagai Hagia Sophianya Bursa.
Memang, keindahannya tak kalah dengan bangunan yang terletak di Istanbul itu.
(Baca: Bursa, Tempat Lahirnya Kebudayaan Ottoman)




