Selasa 29 Aug 2017 15:37 WIB

Warga Jambi Diimbau Hati-Hati Pilih Hewan Kurban

Hewan Kurban. (ilustrasi).
Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Hewan Kurban. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati memilih hewan ternak yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha. "Masyarakat jangan membeli hewan kurban yang tidak sehat, cacat, kurapan, luka dan sebagainya karena dikhawatirkan terkena penyakit," kata Kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi Akhmad Mausul, Selasa (29/8).

Mausul mengatakan, hewan-hewan untuk kurban hari raya haruslah sehat dan segar. Untuk memastikan itu, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan kurban milik warga. "Tanggal 22 Agustus lalu kita sudah melakukan cek kesehatan kepada hewan-hewan kurban milik masyarakat dan belum ada ditemukan hewan yang dalam kategori tidak wajar untuk dijadikan kurban. Semuanya dinyatakan sehat," katanya.

Mausul mengatakan, berdasarkan data sementara, di Jambi saat ini ada sekitar 11.766 ekor hewan kurban yang akan disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha. Jumlah itu terdiri dari 4.812 ekor sapi, 1.240 ekor kerbau, 2.224 ekor kambing dan 20 ekor domba.

Hewan-hewan itu tersebar di 11 kabupaten/kota di Jambi dan terbanyak ada di Kabupaten Kerinci yang mencapai 2.592 ekor, yakni 1.145 ekor sapi, 755 ekor kerbau, dan 690 ekor kambing. Menurut Mausul, jumlah hewan kurban ini akan bertambah lagi, sebab itu sebelum pemotongan pihak dinas kembali menurunkan tim untuk memeriksa kesehatan hewan-hewan kurban tersebut.

"Masyarakat mesti waspada terhadap penyakit pada hewan seperti antraks, cacing hati, infeksi usus dan penyakit berbahaya lainnya. Yang paling dikhawatirkan adalah penyakit antraks, jika ditemukan daging hewan jangan dikonsumsi," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement