Kamis 13 Apr 2017 17:30 WIB

Adab Bertelepon

Rep: Heri Ruslan/ Red: Agung Sasongko
Telepon seluler/ponsel jadul (ilustrasi)
Foto: Women and Home
Telepon seluler/ponsel jadul (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teknologi komunikasi berkembang dengan begitu cepat. Setiap hari, jumlah pengguna telepon seluler (ponsel) baru bertambah sekitar 2 juta. Berdasarkan survei yang dilakukan Ericson  sebuah vendor telekomunikasi  jumlah pengguna ponsel telah mencapai 5 miliar orang di seluruh dunia.

Research On Asia Group memperkirakan pada 2010, jumlah pengguna ponsel di Indonesia mencapai 133 juta. Itu artinya, separuh peduduk Indonesia telah memanfaatkan teknologi komunikasi. Berkembangnya teknologi komunikasi telah mempermudah umat manusia untuk berkomunikasi satu dengan yang lain tan pa tersekat ruang dan waktu.

‘’Manfaat telepon banyak sekali. Oleh karena itu, telepon adalah salah satu nikmat Allah yang harus disyukuri,’’ ujar Syekh Absul Azis bin Fathi as-Sayyid Nada dalam  Mausuu’atul Aadaab al-Islamiyah.  Menurutnya, tidaklah sempurna bersyukur melainkan dengan menggunakan nikmat itu dan bermuamalah dengannya menurut adab-adab Islam.

Syekh Sayyid Nada  pun menguraikan adab-abad yang perlu diperhatikan oleh seorang Muslim ketika berkomunikasi lewat telepon. ‘’Saya menyebut adab yang berkaitan dengan telepon ini seraya memohon pertolongan Allah SWT,’’ tutur ulama terkemuka itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement