Jumat 09 Dec 2016 14:23 WIB

Ini Isi Khutbah Jumat Bagi Warga Korban Gempa

 Warga korban gempa mengungsi di Masjid At Taqwa, Merdu, Pidie Jaya, NAD, Kamis (8/12).
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Warga korban gempa mengungsi di Masjid At Taqwa, Merdu, Pidie Jaya, NAD, Kamis (8/12).

REPUBLIKA.CO.ID, MEUREUDU -- Khutbah Salat Jumat (9/12) yang digelar disamping reruntuhan Masjid Jami Nur Abdullah, Gampong Paruh Keudeu, Kabupaten Pidie Jaya, berisikan soal introspeksi diri dalam menghadapi bencana alam gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR). "Ini cobaan bagi umat agar membenahi diri dan terus mendalami agama," kata khatib dalam khutbah singkatnya itu dengan bahasa Aceh.

Salah satunya, ia menyentil bahwa umat saat ini telah banyak meninggalkan masjid yang dapat terlihat dari sepinya jamaah.  berkurangnya kegiatan keagamaan atau materi pelajaran agama sehingga umatnya diberikan peringatan. "Jadi bencana ini peringatan yang harus diperbaiki oleh warga," katanya.

Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Kabupaten Pidie Jaya, Putih A Manaf, menyebutkan, sebanyak 13 masjid di wilayahnya rusak dari sekitar 50 masjid yang ada. "Dari data sementara terdapat 13 masjid yang rusak," katanya.

Sementara Kepala dinas Syiar Islam Kabupaten Pidie Jaya, Nazir menyebutkan jumlah masjid yang rusak parah mencapai 29 bangunan dan 28 rusak ringan. "Itu dari keseluruhan masjid yang ada sebanyak 71 bangunan," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement