Rabu 28 Sep 2016 10:52 WIB

Rektor Unram Apresiasi Konsistensi Republika dalam Membangun Bangsa

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Damanhuri Zuhri
Pemred Republika Irfan Junaidi (paling kanan) bersilaturahim dengan Rektor Unram (paling kiri).
Foto: Republika/Muhammad Nursyamsyi
Pemred Republika Irfan Junaidi (paling kanan) bersilaturahim dengan Rektor Unram (paling kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Rektor Universitas Mataram (Unram) Sunarpi mengatakan, media berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa.

Menurutnya, budaya membaca akan membangun ilmu pengetahuan dan teknologi, dan membangun bangsa. Sunarpi mengapresiasi Harian Republika yang senantiasa konsisten dalam membangun dan mencerdaskan bangsa.

"Alhamdulillah Republika sangat konsisten, apa jadinya kalau bangsa dan generasi muda kita terus disuguhkan infotainment dan bacaan-bacaan tidak baik," ungkapnya saat membuka Seminar Nasional bertajuk Peran dan Fungsi LPS dalam Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan di Gedung Arena Budaya Universitas Mataram, Kota Mataram, NTB, Rabu (28/9).

Mengutip hasil penelitian Universitas Harvard, Sunarpi mengatakan, apa yang dibaca masyarakat pada suatu bangsa, akan menentukan seperti apa bangsa tersebut dalam 20 tahun ke depan.

"Mudah-mudahan Republika terus konsisten, media lokal juga berperan penting, kalau bacaan tidak baik akan menentukan nasib bangsa dalam 20 yang akan datang," lanjutnya.

Konsistensi merupakan hal yang harus dipegang dalam kemajuan suatu bangsa. Ia menyoroti tidak konsistennya pemerintah dalam sektor pendidikan, di mana kerap gonta-ganti kebijakan pendidikan menjadi salah satu hambatan dalam kemajuan dunia pendidikan dalam negeri.

"(Konsisten) yang kita tahu, tidak akan pernah selesai, ganti menteri, ganti kebijakan, atap roboh nanti sudah ganti menteri lagi, sementara bangsa lain sudah berlari," katanya menambahkan.

Di tempat yang sama, Pimpinan Redaksi Republika Irfan Junaidi menerangkan sejumlah fungsi pers yakni menginformasikan, memberikan manfaat, membujuk untuk hal yang baik, mendidik, dan menghibur. Republika, ia katakan, mendukung upaya LPS dalam sosialisasi dan edukasi dalam menjaga stabilitas sistem perbankan.

Ia mengatakan, pemberitaan tak melulu soal kesedihan, kesulitan, dan kekhawatiran, namun juga berita-berita menyenangkan yang akan menumbuhkan rasa kepercayaan diri masyarakat. "Semisal keberhasilan NTB jadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, bisa membuat masyarakat NTB tenang dan menginspirasi daerah lain," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement