Selasa 27 Sep 2016 07:36 WIB

Burkini Pertama Dipamerkan di Milan Fashion Week

Rep: Wahyusuryana/ Red: Indira Rezkisari
Burkini rancangan Raffaela D'Angelo saat dipertunjukkan di Milan Fashion Week.
Foto: AP
Burkini rancangan Raffaela D'Angelo saat dipertunjukkan di Milan Fashion Week.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pekan Mode Milan baru saja meluncurkan burkini pertama buatan Italia. Padahal, pakaian renang tertutup itu dilarang di beberapa resor Eropa, teruama Perancis.

Juara Olimpiade Italia, Federica Pellegrini, mempresentasikan burkini baru yang dirancang Raffaela D'Angelo, perancang busana Italia yang telah membuat kostum renang selama 25 tahun lebih. Burkini yang terdir dari tiga bagian seperti leging, jaket dan topi, dipamerkan di dua gaya yang berbeda, putih dan warna.

"Agama tidak ada hubungannya dengan itu, saya Katolik dan saya menganggap keputusan saya (merancang burkini) sebagai bentuk keterbukaan," kata D'Angelo seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (27/9).

Ia menilai, mereka yang menciptakan pakaian renang tidak bisa menolak perubahan datang, apalagi mendiskriminasi burkini yang merupakan bagian dari dunia perempuan. Bahkan, D'Angelo menganggap label larangan burkini di beberapa kota Perancis sebagai kebijakan berlebihan dan tidak toleran.

Sebelumnya, sekitar 30 resor dan kota-kota pesisir di Perancis melakukan pelarangan terhadap penggunaan burkini, terutama selama musim panas 2016. Kebijakan itu memungkinkan Kepolisian untuk melakukan tindakan pelarangan, kepada wanita-wanita yang menggunakan pakaian renang tertutup tersebut.

Pengadilan di Nice malah sudah menolak banding dua kelompok hak asasi manusia atas larangan Villeneuve-Lobet, resor pertama yang melarang penggunaan burkini. Bahkan, pengadilan menganggap larangan perlu, tepat dan proporsional, demi mencegah kekacauan publik usai sejumlah aksi teror di Perancis, termasuk 14 Juli di Nice.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement