REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kegiatan pengajian di pasar-pasar Kota Yogyakarta merupakan wujud peningkatan keimanan dan silaturahim warga. "Tujuannya untuk memajukan keimanan umat Islam dan silaturahmi warga di sekitar pasar Sentul ini," ujar Ketua Pengajian Pasar Sentul, Warsono, di Yogyakarta, Sabtu Kemarin.
Menurut dia, kegiatan pengajian tersebut terbuka untuk masyarakat umum yang berada di sekitar Pasar Sentul, termasuk para pedagang.
"Dengan demikian semakin tercipta kerukunan beragama di antara para pedagang dan masyarakat. Dengan kegiatan ini kita harapkan para pedagang bisa berdagang sambil beribadah. Namun siapa saja bisa hadir," tutur dia.
Ia menjelaskan kegiatan pengajian di pasar telah dilakukan sejak awal tahun 2016 di Pasar Sentul.
Kegiatan tersebut, katanya, dihadiri oleh sekitar 150-200 orang. Setiap orang akan diberikan makanan ringan seusai kegiatan pengajian.
"Biayanya berasal dari iuran para hadirin dan juga ada sumbangan dari para donatur," jelasnya.
Ia menambahkan kegiatan pengajian itu dilakukan setiap 35 hari sekali, pada Sabtu Legi dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Informasi yang diterima, kegiatan pengajian juga dilaksanakan di beberapa pasar lain di Yogyakarta. Misalnya, Pasar Beringharjo yang mengadakan pengajian setiap Rabu Legi. "Intinya, kegiatan pengajian di pasar ini bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan umat Islam," kata Ratno, tokoh masyarakat di Pasar Sentul.




