Ahad 14 Aug 2016 10:07 WIB

Adi Sasono,'The Most Dangerous Man', BJ Habibie, dan Nalar yang Sehat

Mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono memotong nasi tumpeng dengan didampingi istrinya Mala Maria Adi Sasono saat perayaan hari kelahirannya yang ke-70 serta peluncurkan buku
Foto: Republika/Agung Fatma Putra
Mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono memotong nasi tumpeng dengan didampingi istrinya Mala Maria Adi Sasono saat perayaan hari kelahirannya yang ke-70 serta peluncurkan buku

Adi Sasono,The Most Dangerous Man, BJ Habibie, dan Nalar yang Sehat

oleh: Erie Sudewo, Pendiri Dompet Duafa

Kabar duka segera menyebar, telah berpulang ke rahmatullah, Adi Sasono, pada pk 17.15 hari Sabtu tgl 13 Agustus 2016. Ina lillahi waina ilaihi rojiun. Allahumaghfir lahu war hamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu. Aamiin.

Saya yang tengah di KA Bandung Jakarta tertegun. Pikiran terbetot. Beberapa saat setelah ICMI terbentuk, saya diajak Yayan Sofyan datangi beliau. Tujuannya untuk cari SIUPP baru. Karena tim di Buncit Raya terkena persona non grata untuk terjun ke dunia pers lagi.

Karena cuma temani, saya lebih nyaman tunggu di luar. Tak dinyana muncul orang yang dikunjungi. “Saya Adi Sasono. Nama sampeyan, siapa?” Tanya orang yang sering saya lihat di berita-berita.

Uuugh saya bangun dari kursi terkaget-kaget. Pertama orang besar ini menyapa saya yang bukan siapa2. “Ayo masuk. Gabung di dalam,” ajaknya. Itu jadi kekagetan kedua.

Kesan pertama menggoda. Berikutnya terserah anda. Begitu kata iklan. Orang besar yang amat sibuk, mau-maunya ke luar ruangan. Hanya untuk sapa dan ajak saya yang sekadar “temani teman”. Dan dia tahu pun tidak perihal saya.

Beda sekali dengan saya. Tak ada yang ajari, saya selalu pilih-pilih tamu. Ada manfaat, segera saya jumpai. Tak ada manfaat, untuk apa jumpai. Habis-habisin waktu saja.

“Makanya elo gak pantas jadi orang besar. Cukup badan aja yang besar. Bukan siapa-siapa saja banyak yang sakit hati, kan”, sindir nafsu saya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement