Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

"Bang Madit" Buat Heboh Pawai Taaruf MTQ Nasional di NTB

Jumat 29 Jul 2016 13:59 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Hazliansyah

Warga berfoto di depan spanduk MTQ Nasional yang menghiasi jalanan di Kota Mataram, NTB, Kamis (14/7).

Warga berfoto di depan spanduk MTQ Nasional yang menghiasi jalanan di Kota Mataram, NTB, Kamis (14/7).

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Ribuan warga Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tumpah ruah memadati sepanjang Jalan Pejanggik, Kota Mataram, NTB, pada Jumat (29/7) siang.

Warga berbondong-bondong menyaksikan Pawai Taaruf yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi NTB menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI. Seluruh kafilah dari setiap Provinsi mengirimkan kendaraan dengan ciri khas masing-masing untuk menyemarakkan MTQ Nasional.

Pantauan Republika.co.id, pawai Taaruf mulai berjalan pada pukul 14.24 Wita. Kendaraan kafilah Pemprov Nanggroe Aceh Darussalam menjadi yang paling pertama berjalan dengan konsep a la Masjid Baiturrahman. Kemudian diikuti tuan rumah, NTB, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, dan Bengkulu.

Berikutnya, kendaraan hias dari Ibu Kota DKI Jakarta yang paling mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Penyebabnya, kehadiran Qubil AJ atau yang dikenal 'Madit Musyawaroh'. Munculnya pemeran Islam KTP tersebut tak pelak membuat warga yang tadinya tertib melihat di pinggir jalan, merangsek ke tengah jalan mengikuti jalannya kendaraan hias DKI Jakarta, dengan harapan bisa bersalaman dan foto dengan Bang Madit.

Kendaraan hias DKI Jakarta terbilang cukup 'ramai' dengan nyanyian lagu Kicir-Kicir yang dibawakan secara langsung dari atas mobil. Di bagian depan terdapat tulisan LED berbunyi "Mohon Doa Restu Akan Dibangun Masjid Raya Jakarta Atas Prakarsa Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama'

Di belakang kendaraan hias DKI, ada Kendaraan Jawa Barat yang mempromosikan logo Pekan Olahraga Nasional (PON). Hingga berita ini diturunkan, pawai masih berlangsung dan disambut gegap gempita warga Lombok.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA