Kamis 11 Feb 2016 17:33 WIB

Laporan Pria-Pria Inggris Masuk Islam Dirilis Cambridge

Rep: C38/ Red: Achmad Syalaby
Pemuda muslim, Nubaid Harood yang memberikan kado natal untuk gelandangan di Inggris
Foto: Daily Mail
Pemuda muslim, Nubaid Harood yang memberikan kado natal untuk gelandangan di Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, Universitas Cambridge merilis laporan pengalaman pria-pria Inggris masuk Islam, Rabu (3/2). Laporan ini meneliti perjalanan konversi hampir 50 orang Inggris dari berbagai usia, etnis, dan agama. 

Laporan bertajuk "Narratives of Conversion to Islam in Britain: Male Perspectives" ini dirilis oleh Centre of Islamic Studies Universitas Cambridge. 

Para peneliti berusaha memotret tantangan dan keprihatinan yang dihadapi pria-pria tersebut untuk masuk Islam di Inggris. Sebagian di antara mereka "menjadi minoritas dalam minoritas" karena mengikuti salah satu agama paling sering difitnah dan disalahpahami di Inggris. 

"Di Barat, konversi ke Islam telah ternoda oleh klaim ekstremisme (kekerasan dan nonkekerasan), radikalisasi, dan sayangnya, terorisme," kata Direktur Cambridge Centre Studi Islam, Profesor Yasir Suleiman, dilansir dari situs resmi Universitas Cambridge, Kamis (4/2). 

Laporan ini mengikuti kesuksesan laporan serupa yang menyajikan data mualaf wanita di Inggris pada 2013. Laporan tahun 2013 tersebut telah diunduh lebih dari 150.000 kali dari situs Centre of Islamic Studies, serta menarik perhatian media luas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement