Kamis 10 Dec 2015 09:25 WIB

Kosmetik Halal Diminati Kalangan Non-Muslim

Rep: c16/ Red: Agung Sasongko
Kosmetik
Foto: pixabay
Kosmetik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, permintaan terhadap kosmetik halal di Arab Saudi meningkat drastis. Peminatnya, tak hanya kalangan Muslim tetapi juga non-Muslim.

Dilansir halalfocus.net, Kamis (10/12), sebuah penelitian menunjukkan pasar kosmetik halal di Arab Saudi diproyeksikan tumbuh signifikan pada 2020. Selama lima tahun kedepan, angka pertumbuhan permintaan kosmetik halal mencapai lebih dari 15 persen.

Meningkatnya permintaan kosmetik halal juga dikarenakan banyak kasus kesehatan yang muncul akibat pemakaian produk dengan bahan yang tidak baik seperti darah hewan, bahan yang terbuat dari babi dan kandungan alkohol.  

Kesadaran yang tinggi akan baiknya produk halal, membuat konsumen bersedia menyediakan anggaran lebih untuk membeli kosmetik halal yang berkualitas. Pada 2014, produk parfum dan perawatan kulit menyumbang pangsa terbesar dari pasar kosmetik halal di Arab Saudi.

Untuk itu, sekarang makin banyak perusahaan yang berfokus pada penyediaan kosmetik halal. Beberapa merek utama yang menawarkan pasar kosmetik halal di Arab Saudi yaitu INIKA, LLC, FX Kosmetik, Samina Pure Mineral, One Pure dan Clara International Beauty Group.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement