Kamis 13 Aug 2015 12:55 WIB

Pusat Belanja Al Furjan akan Miliki Masjid Senilai Rp 523 M

Rep: c 33/ Red: Indah Wulandari
Kawasan Al-Furjan, Dubai
Foto: nakheel.com
Kawasan Al-Furjan, Dubai

REPUBLIKA.CO.ID,DUBAI -- Perusahaan pengembang Nakheel menyumbangkan 38 juta dolar atau sekitar Rp 523 miliar untuk pembangunan masjid di pusat pembangunan Al Furjan, Dubai.

Masjid tersebut diprediksi akan selesai dibangun pada 2017 nanti. Pusat konstruksi Al Furjan memiliki luas 560 hektar dan nantinya masjid baru akan menghiasi areal tersebut. Masjid satu-satunya di areal Al Furjan itu direncanakan seluas 8.000 meter persegi.

Daya tampungnya mencapai lima ratus jamaah. Nantinya, di sebelah masjid akan ada pusat perdagangan Nakheel seluas 90 ribu kaki persegi.

Konsep masjid tersebut, jika jamaah usai beribadah di masjid, bisa berjalan-jalan atau berbelanja di lokasi itu. Lantaran tersedia kafe, restoran, gym, dan supermarket.

 

Nakheel bergabung dengan perusahaan kontraktor Al Sakher. Sama dengan masjid, pusat perdagangan itu pun akan dibuka tahun 2017. Menurut pihak Nakheel, Abu Emir Al Khajid kerja sama itu dilakukan untuk mempercepat pembangunan.

"Perusahaan kita bersama mereka akan berupaya membangun lebih cepat agar bisa digunakan segera," ujarnya seperti dilansir dari Emirates 24, Kamis (13/8).

 

Areal Al Furjan merupakan rumah bagi sekitar lima ribu orang. Bahkan estimasi menyebutkan penduduknya bisa mencapai 65 ribu ketika seluruh proyek selesai dikerjakan.

Sampai saat ini, Nakheel sudah menyelesaikan 800 hunian di Al Furjan dengan masih ada 400 spot lagi yang sedang dibangun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement