Rabu 17 Jun 2015 22:42 WIB

Nilai-Nilai Pancasila Pengejawantahan Alquran

Pancasila
Pancasila

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian dapat memberikan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Lantaran nilai-nilainya merupakan pengejawantahan isi Alquran.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) Abdul Ghofur menilai, Pancasila merupakan pengejewantahan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran. Sehingga Pancasila mampu menyerap nilai-nilai dunia disamping nilai-nilai yang digali dari Nusantara sendiri.

Karena itulah, kata dia, Nadhlatul Ulama (NU) menerima Pancasila menjadi ideologi bangsa.

"Penerimaan asas tunggal ini karena kesadaran mendalam akan nilai-nilai Pancasila sebagai perwujudan nilai-nilai di dalam Alquran serta kesadaran akan nilai-nilai kebangsaan," katanya melalui siaran persnya, Rabu (17/6).

Pernyataan tersebut disampaikan pada diskusi bertajuk "Refleksi 70 Tahun Lahirnya Pancasila Sebagai filosofi (Grondslag) Berbangsa dan Bernegara", yang diselenggarakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta dengan Universitas Bung Karno (UBK).

Fakta itu membuat dosen Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Nadhlatul Ulama (STAINU) Syaiful Arif menilai, nilai Pancasila cocok diterapkan oleh generasi muda.

"Sebagai generasi muda, saat ini yang harus dilakukan ialah bagaimana merawat, menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam keseharian kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Pengamat Politik Amsar A. Dulmanan mengatakan, saat ini konsep-konsep filosofis dasar bernegara banyak diabaikan dan dianggap sebagai sesuatu yang tidak modern sehingga dinilai ketinggalan zaman dalam perkembangan politik Indonesia saat ini.

"Dalam UUD dan konstitusi negara, Pancasila merupakan dasar falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus menjadi pandangan hidup seluruh rakyat Indonesia," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement