REPUBLIKA.CO.ID MESIR -- Juru bicara Badan Meteorologi Mesir, Wahid Seoudi, mengemukakan gelombang panas diperkirakan akan menaikkan suhu udara di Mesir selama tiga hari pertama Ramadhan.
“Suhu akan berkisar antara 30-40 derajat Celcius di Kairo dan sekitarnya dari Kamis sampai Sabtu. Ini sekaligus bertepatan dengan tiga hari pertama bulan suci Ramadhan,” ujar Seoudi kepada Ahram Online, Senin (15/6).
Suhu diperkirakan akan menurun pada hari Ahad. Institut Astronomi Nasional Mesir mengumumkan bahwa Ramadhan di Mesir dimulai pada 18 Juni mendatang.
Sebelumnya, Mesir pernah menderita panas yang luar biasa pada 27 Mei ketika suhu mencapai 46 derajat Celcius. Namun, gelombang panas mereka pada hari berikutnya. Warga Kairo mengalami suhu harian rata-rata 35 derajat.




