Kamis 11 Jun 2015 06:35 WIB

Hikmah Menjaga Silaturahim

Rasulullah menekankan kepada para sahabat pentingnya mempererat silaturahim.
Foto: AP Photo/Francisco Seco/ca
Rasulullah menekankan kepada para sahabat pentingnya mempererat silaturahim.

Oleh: Ustaz Arifin Ilham

 

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Subhaanallah, Allah memerintahkan kita untuk selalu menjaga silaturrahim, "...Peliharalah hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”(QS An-Nisa 1).

Sahabatku, mari kita renungi hikmah silaturrahim :

1. "Asyaddu hubban" Merajut cinta keluarga semakin kuat dan dalam.

Dari Abu Hurairah bahwa Aqra’ bin Habis pernah melihat Rasulullah sedang mencium Hasan. Dia (Aqra’ bin Habis) lalu berkata: "Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh orang anak namun aku tidak pernah mencium satupun dari mereka. Kemudian Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya barang siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi" (HR Muslim).

2. "Baabul ukhuwah" teman pun menjadi saudara, seperti keluarga sendiri (QS Al Hujarat 10)

3. "Syiaarun" menjadi peluang dan strateginya dakwah.

4. "Quwwatun" solid, kuat karena tumbuh rasa bersama, berjamaah.

"Yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebahagian yg lain” (QS At-Taubah 71).

5. "Idhoud daail quluubi" menghilang penyakit hati, seperti buruk sangka, marah, benci, dendam, dan sebagainya.

6. "Fithrotunnaasi" fitrahnya manusia, hidup dalam sosial yg membuat aman, tenang dan damai.

"Seorang Mukmin yang satu dengan Mukmin yang lainnya bagaikan bangunan yang kuat, menguatkan sebagian yang lainnya” (HR Bukhari Muslim).

7. "Rizqun waasiun" mengundang rizki.

8. "Musytaaqun bilkhoiri" white image, kesan indah yang merindukan untuk berjumpa lagi.

9. "Shihhatun wa thuulul umri" membahagiakan, menyehatan dan mempanjangkan umur.

10. "Husnul khootimah",

"Barang siapa yg senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yg buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi” (HR Al Hakim).

11. "Alaamatul mu'mini" karakteristik, tanda jelas sebagai mu'min adalah "...berkasih sayang sesama mu'min" (QS Al Fath 48).

12. "Mahabatullahi" sangat dicintai Allah,

"Para penyayang itu disayang Maha Penyayang".  "Barang siapa tidak menyayangi manusia, maka Allah tidak akan menyayanginya" (HR Muslim).

13. "Duaaul mu'min" doa saudara mu'min sangat mustajab.

"Sesungguhnya do’a seseorang kepada saudaranya karena Allah adalah do’a yang mustajab" (QS Abu Darda).

14. "Al Jannah" penghuni Syurga adalah arruhamaau, para penyayang, para pemaaf, para penyantun dan para dermawan.  "Tidak akan masuk syurga orang yang memutuskan hubungan silaturahmi” (HR Imam Muslim).

 

Sumber: Akun Facebook Ustaz Arifin Ilham

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement