Rabu 06 May 2015 19:14 WIB

Jerman Sadari Pentingnya Pendidikan Agama Islam

Rep: c08/ Red: Damanhuri Zuhri
Muslim Jerman (Illustrasi)
Muslim Jerman (Illustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Hari-hari ini, upaya untuk meredam ekstremisme giat dilakukan banyak negara di dunia, tak terkecuali Jerman.

Pemerintan Jerman menilai, salah satu cara penting untuk meredam ekstremisme adalah dengan menerapkan pendidikan agama Islam yang benar.

Karena itu, kini Pemerintah Jerman mulai menyejajarkan pendidikan Islam dengan pendidikan agama lain, seperti Kristen dan Yahudi.

“Sebuah pengetahuan tentang filsafat, psikologi, dan teologi Islam adalah penangkal terbaik ekstremisme,” kata Harry Harun Behr, akademisi dari Universitas Frankfurt, seperti dikutip onislam.net, pekan lalu.

Behr yakin, pendidikan agama Islam akan punya arti penting bagi umat Islam dan seluruh warga Jerman secara umum.

Ia pun mengapresiasi Pemerintah Jerman yang bersedia mengalokasikan dana sebesar 20 juta euro untuk membangun empat pusat teologi Islam di sejumlah perguruan tinggi terkemuka.

“Menjadi bagian dari sebuah universitas terkenal di dunia berarti Islam tidak lagi berdiri di luar. Kami berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah teologi lain,” ujar Kepala Islamic Center di Tübingen University Omar Hamdan.

Menurut dia, memasukkan pendidikan Islam dalam kurikulum sekolah merupakan hal yang sangat penting. Harapannya, tak ada lagi anak-anak muda Eropa yang salah memahami Islam.

“Islam bukanlah seperti yang disebutkan kelompok militan ISIS,” ujar dia. Saat ini, ratusan pemuda Eropa telah terpengaruh ideologi ISIS lalu bergabung dengan kelompok radikal tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement