Senin 27 Apr 2015 06:07 WIB

Mensos Nilai Agama Bisa Lepaskan Jeratan Narkoba

 Rilis sindikat narkoba Freddy Budiman di kantor Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (21/4). (Republika/Rakhmawaty La'lang)
Rilis sindikat narkoba Freddy Budiman di kantor Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (21/4). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID,CIAMIS -- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pentingnya peran agama dan pembentukan karakter di pesantren dalam upaya untuk memberantas narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

"Peran dakwah dalam agama sangat penting agar bisa terhindar dari jerat narkoba," kata Khofifah ketika mengunjungi Pesantren Rehabilitasi Narkoba Inabah II Putri  Sirnarasa, Ciamis, Jawa Barat, Ahad (26/4).

Dalam kunjungan tersebut Khofifah juga menjelaskan bahwa dengan agama, kegundahan hati akan lebih tenang, sehingga tidak mengarah kepada narkoba.

"Galau bisa menjadi awal dari keinginan menggunakan narkoba, maka dengan memperbanyak berdoa semoga bisa mencerahkan," katanya.

Ia berharap, melalui pendidikan pesantren, karakter generasi muda bangsa bisa dibentuk menjadi generasi yang berakhlak mulia. Dengan begitu, kata dia, perang dalam membasmi narkoba bisa dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar yang mendukung kekuatan mental generasi muda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement