Senin 02 Mar 2015 00:48 WIB

Pengunjung IBF Didominasi Kalangan Muda

Rep: c08/ Red: Dwi Murdaningsih
  Suasana pengunjung pameran pada hari pertama Islamic Book Fair (IBF) 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Jum`at (27/2).   (foto : MgROL_37)
Suasana pengunjung pameran pada hari pertama Islamic Book Fair (IBF) 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Jum`at (27/2). (foto : MgROL_37)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Memasuki hari ketiga ajang Islamic Book Fair 2015, pengunjung masih terlihat ramai memadati lokasi penyelengaraan yaitu di Istora Senayan Jakarta. Selain disajikan oleh jutaan buku-buku, minat pengunjung yang datang juga didorong karena keinginan untuk bertemu penulis-penulis buku idolanya.

Saat bincang-bincang dengan Republika, Firdaus Agung selaku Redaktur Pelaksana Penerbit Qultummedia yang juga ikut meramaikan IBF mengaku sangat senang bisa berpartisipasi dalam IBF kali ini. Sebab, ia melihat selama tiga hari diselenggarakan pengunjung yang datang konsisten ramai. Ada yang hanya sekedar singgah untuk melihat-lihat, tak sedikit juga yang datang untuk membeli.

Agung mengatakan, pengunjung yang datang ke stan nya didominasi oleh kalangan muda. Sebab mayoritas buku-buku yang diterbitkan oleh Qultummedia kata Agung memang bersegmen untuk kalangan muda.

"Biasanya anak muda yang suka baca kan pada ingin ketemu penulisnya tuh. Jadi karena di sini ada bedah buku yang ada penulisnya makanya IBF jadi ramai. Dan setelah tertarik dengan bukunya, ketemu penulisnya jadinya minat mereka untuk beli juga tinggi," kata Agung, Ahad (1/3).

Andi Supriadi, Koordinator Penanggung Jawab Stan penerbit Mizan pun mengatakan demikian. Andi menyebut pihaknya sengaja menonjolkan buku-buku best seller di stan nya agar menarik minat pengunjung yang datang. Menurut Andi kalangan muda tentu saja memiliki minat yang tinggi terhadap buku-buku yang sedang best seller. 

Andi mencontohkan salah satu buku andalan dari stan Mizan yaitu buku 'Dari Jilbobs Hingga Nikah Beda Agama' yang ditulis oleh Awy A Qolawan, di mana buku ini sudah banyak yang terjual selama IBF kali ini. Selain buku-buku andalan, Andi juga menyebut di stan Mizan juga berhasik menjual novel-novel umum. 

"Meskipun temanya tentang buku-buku Islam, tapi buku-buku umum juga banyak menarik minat pengunjung," ujar Andi.

Sementara itu  PIC Republika Penerbit Asnawi juga mengatakan tingginya minat dari masyarakat untuk datang ke acara IBF. Ia melihat pengunjung yang datang tidak hanya yang dari DKI Jakarta, tetapi juga dari luar DKI seperti dari Bogor, Bekasi bahkan ada yang dari Banten. 

Tingginya Animo masyarakat ini kata Asnawi karena IBF dapat mempertemukan pengunjung dengan berbagai macam penerbit dan juga dengan penulisnya langsung. Republika Penerbit sendiri kata Asnawi sejauh ini sudah mendatang penulis kondang Habiburrakhman El Shirazy dan juga Darwis Tere Liye. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement