Senin 11 Aug 2014 14:34 WIB

Bandara Menara Marakesh, Gaya Islam Ultramodern (3)

Bandara Internasional Menara di Marrakesh, Maroko.
Foto: Skyscrapercity.com/ca
Bandara Internasional Menara di Marrakesh, Maroko.

Oleh: Amri Amrullah

Desain modern dan futuristik terlihat pada seluruh langit-langit bandara, terdiri atas kerangka baja jajaran genjang yang masif, membentang ke atas menciptakan naungan berpetak yang mengawang setinggi 24 meter.

Dengan begitu, seluruh wajah terminal tersebut terlihat membentangkan kanopi-kanopi panjang. Kemudian, atapnya didukung 72 sel panel surya berbentuk piramida seluas 15.300 meter persegi.

Dalam setiap petak terdapat piringan-piringan kecil yang meniru desain mosaik seperti dalam arsitektur tradisional Islam. Sehingga, memungkinkan cahaya untuk masuk melalui jendela atap tersebut.

Ruang bandara memberikan cahaya dan bayangan dari pagi hingga petang, memberikan terminal ini suasana terang yang khas. Setiap bagian ruang di bandara memiliki pencahayaan yang sangat baik di mana cahaya sinar matahari bebas masuk melalui filter yang bermotif arabes.

Motif artistik

Motif arabes merupakan motif khas artistik Islam, motif ini terlihat dalam setiap dekorasi Islam yang menggabungkan pola tanaman, kaligrafi, dan bentuk-bentuk geometris. Motif arabes ini sering dijumpai menghiasi setiap dinding masjid, madrasah, dan istana bersejarah di seluruh dunia Islam.

Keindahan arsitektur Islam yang futuristik terlihat serasi ketika pola dekorasi arabes ini dikombinasikan dengan struktur bersentuhan modern. Ini terlihat jelas pada setiap sudut bangunan Bandara Internasional Menara.

Bangunan awal bandara dibuka pada 2005 dengan luas lebih dari 15 hektare. Kemudian, Terminal 1 bandara ini direnovasi pada 2008, menjadikannya sebagai terminal bandara yang sebagian listriknya dipasok dengan energi matahari.

Setelah renovasi, bandara ini memiliki dua terminal penumpang dengan kapasitas daya tampung 4,5 juta penumpang per tahun.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi