Senin 11 Aug 2014 14:22 WIB

Bandara Menara Marakesh, Gaya Islam Ultramodern (2)

Bandara Internasional Menara di Marrakesh, Maroko.
Foto: Skyscrapercity.com/ca
Bandara Internasional Menara di Marrakesh, Maroko.

Oleh: Amri Amrullah

Dirancang oleh sebuah tim arsitek, E2A Achitecture, yang berasal dari Maroko dan Prancis, desain bandara internasional ini cukup unik. Karena, menyajikan perpaduan gaya Islam kontemporer dan arsitektur ramping yang ultramodern.

Para perancang perluasan bandara ini memegang kuat konsep dasar dalam kerjanya. Pembangunan perluasan Bandara Menara sesuai konsep dasarnya adalah memberikan gambaran kontemporer pada sosok arsitekturnya.

Tapi, pada waktu yang bersamaan, tradisi Maroko yang kental pada bandara tersebut tetap terjaga. Sisi fungsionalnya yang ramah dan aman terus dikembangkan. Pada perluasan ini menerapkan unsur-unsur modern dengan menggunakan bahan-bahan dan teknik masa lalu dan mutakhir.

Bagian interior terminal menghadirkan tradisi paling murni dan paling kuno dari tradisi Maroko. Lokasi utama adalah ruang tunggu. Ruang ini dilengkapi dengan sofa dan kursi yang dihias dengan kain pelapis corak khas Maroko.

Bagian interior ini tetap mengikuti identitas yang sudah dibuat di fasad, bentuk-bentuk jajaran genjang dengan ukuran yang sama, membentuk kisi-kisi berlapis aluminium putih yang memungkinkan cahaya matahari dan membentuk terminal ini.

Desain kontemporer bercampur secara mulus dengan tradisi Maroko yang sudah ditebar secara konsisten dalam terminal lama. Di terminal lama, pilar-pilarnya dilapisi ubin berbentuk jajaran genjang.

Ubin itu hadir dalam warna hijau dan warna tanah terakota dalam rentang gradasi yang luas. Granit yang menutupi lantai di bandara lama berwarna gelap, bertolak belakang dengan wilayah perluasan bandara yang benderang.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi